Ini Posisi Universitas Brawijaya versi THE Impact Ranking 2021
Senin, 26 April 2021 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Kriteria Decent Work and Economic Work (Pekerjaan yang layak dan pertumbuhan ekonomi), berkaitan dengan fungsi perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan sekaligus sebagai pemberi kerja yang seharusnya dapat memberi inovasi bagaimana mengembangkan cara bekerja yang baru dan lebih adil. Keberadaan UPKK sebagai Job Placement Center di UB, juga dipandang sebagai salah satu usaha untuk mencapai SDG tersebut.
Sementara pada kriteria Zero Hunger (Bebas Kelaparan) diukur bagaimana perguruan tinggi mampu menunjukkan kontribusinya untuk mengakhiri kelaparan, tercapainya ketahanan dan keamanan pangan, peningkatan gizi, dan juga mempromosikan pertanian yang berkelanjutan.
Sebagai salah satu kampus yang memiliki jurusan-jurusan bidang pertanian terbaik di Indonesia, UB mempunyai peran besar dalam program ketahanan pangan nasional.
“Pada kriteria ini kampus juga dituntut memiliki awareness terhadap sisa komsumsi makanan, dan harus menghasilkan sisa konsumsi makanan atau food waste yang serendah mungkin. Termasuk dalam hal ini adalah kegiatan-kegiatan yang ditujukan untuk mencegah ancaman kelaparan pada mahasiswa seperti yang tahun lalu pernah UB lakukan untuk mahasiswa yang tidak bisa pulang kampung karena pandemic,” katanya.
Sementara itu Rektor Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, AR., M.S., mengaku bersyukur dengan prestasi yang diraih tersebut. “Allhamdulillah kita bersyukur sudah masuk semua bidang sehingga bisa membawa UB ke tingkat internasional. Pemeringkatan menunjukkan reputasi reputasi menunjukkan kualitas dan kepercayaan masyarakat,” kata mantan Dekan FP tersebut.
Sementara pada kriteria Zero Hunger (Bebas Kelaparan) diukur bagaimana perguruan tinggi mampu menunjukkan kontribusinya untuk mengakhiri kelaparan, tercapainya ketahanan dan keamanan pangan, peningkatan gizi, dan juga mempromosikan pertanian yang berkelanjutan.
Sebagai salah satu kampus yang memiliki jurusan-jurusan bidang pertanian terbaik di Indonesia, UB mempunyai peran besar dalam program ketahanan pangan nasional.
“Pada kriteria ini kampus juga dituntut memiliki awareness terhadap sisa komsumsi makanan, dan harus menghasilkan sisa konsumsi makanan atau food waste yang serendah mungkin. Termasuk dalam hal ini adalah kegiatan-kegiatan yang ditujukan untuk mencegah ancaman kelaparan pada mahasiswa seperti yang tahun lalu pernah UB lakukan untuk mahasiswa yang tidak bisa pulang kampung karena pandemic,” katanya.
Sementara itu Rektor Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani, AR., M.S., mengaku bersyukur dengan prestasi yang diraih tersebut. “Allhamdulillah kita bersyukur sudah masuk semua bidang sehingga bisa membawa UB ke tingkat internasional. Pemeringkatan menunjukkan reputasi reputasi menunjukkan kualitas dan kepercayaan masyarakat,” kata mantan Dekan FP tersebut.
(mpw)
Lihat Juga :