2 Mahasiswa UNS Ulas Manuskrip Melayu Kuno di Forum Internasional
Jum'at, 30 April 2021 - 00:03 WIB
loading...
Dua mahasiswa Sastra Indonesia FIB UNS Surakarta mengulas manuskrip Melayu kuno dalam forum internasional. Foto/Dok/Humas UNS
A
A
A
JAKARTA - Dua mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta mengulas manuskrip Melayu kuno dalam forum internasional. Mereka adalah Delima Novitasari dan Bayu Aji Prasetya yang saat ini duduk di semester akhir.
Dalam acara International Conference Scripts in Asia yang diadakan oleh Asian Center University of the Philipinnes, mereka mempresentasikan mengenai Kitab Pengajaran. Konferensi internasional yang berlangsung pada 27-28 April ini diikuti oleh berbagai pakar dan peneliti dari berbagai universitas ternama di dunia.
Baca juga: Jelang Penutupan, Jumlah Pelamar Sekolah Kedinasan Bertambah Signifikan
Setelah melalui proses seleksi, artikel yang dikirim oleh Bayu dan Delima berhasil lolos menjadi salah satu artikel yang dipresentasikan dalam forum tersebut. Delima menjelaskan bahwa Kitab Pengajaran merupakan manuskrip Melayu yang ditulis tahun 1794.
“Jadi, Kitab Pengajaran ini naskah Melayu yang isinya ajaran moral dalam kehidupan sehari-hari. Isi naskah ini relevan dengan ajaran Al-Qur’an dan hadis, tapi bahasanya lebih sederhana karena menggunakan bahasa sehari-hari,” jelas Delima dikutip dari laman resmi UNS di uns.ac.id, Kamis (29/4).
Dalam acara International Conference Scripts in Asia yang diadakan oleh Asian Center University of the Philipinnes, mereka mempresentasikan mengenai Kitab Pengajaran. Konferensi internasional yang berlangsung pada 27-28 April ini diikuti oleh berbagai pakar dan peneliti dari berbagai universitas ternama di dunia.
Baca juga: Jelang Penutupan, Jumlah Pelamar Sekolah Kedinasan Bertambah Signifikan
Setelah melalui proses seleksi, artikel yang dikirim oleh Bayu dan Delima berhasil lolos menjadi salah satu artikel yang dipresentasikan dalam forum tersebut. Delima menjelaskan bahwa Kitab Pengajaran merupakan manuskrip Melayu yang ditulis tahun 1794.
“Jadi, Kitab Pengajaran ini naskah Melayu yang isinya ajaran moral dalam kehidupan sehari-hari. Isi naskah ini relevan dengan ajaran Al-Qur’an dan hadis, tapi bahasanya lebih sederhana karena menggunakan bahasa sehari-hari,” jelas Delima dikutip dari laman resmi UNS di uns.ac.id, Kamis (29/4).
Lihat Juga :