Rektor President University Ajak Mahasiswanya Bangkit dari Pandemi Covid-19
Senin, 03 Mei 2021 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Topiknya dibawakan langsung oleh Felicia Putri Tjiasaka, Co-founder Ternakuang.id sekaligus alumni Prodi Manajemen, PresUniv, angkatan tahun 2014, dan Sena Achari, Director of Product Management detiknetwork.
Dalam webinar ini dibahas banyak hal mengenai investasi. Pembahasan ini sangat penting mengingat pertumbuhan perekonomian Indonesia sempat mengalami penurunan sebesar -5,32% di 2020. Karena itu, penting untuk mengatur keuangan, terutama menabung, yang salah satunya bisa dilakukan melalui investasi.
Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan E-Sport Competition dan Business Model Canvas Competition. “Ini adalah tahap setelah belajar, yaitu peperangan atau perjuangan,” ungkap Rive.
Kedua kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa PresUniv, melainkan siswa sekolah menengah atas (SMA) juga. Sebanyak 35 tim yang masing-masing tim beranggotakan 7 orang mengikuti E-Sport Competition, dan 33 peserta mengikuti Business Model Canvas Competition.
Setelah belajar dan berperang, tentunya perlu diadakan perayaan atas perjalanan yang telah ditempuh. “Rangkaian acara terakhir merupakan bentuk penghargaan terhadap semua orang yang telah berjuang dan tidak menyerah dengan pandemi ini,” papar Rive.
Tahap inilah yang dirayakan di Final Night Dies Natalis PresUniv. Pada malam perayaan ini, ditampilkan berbagai penampilan dari mahasiswa. Tidak ketinggalan, hadir juga Idgitaf x fivein yang menyanyikan lagu-lagu populer saat ini untuk memeriahkan malam perayaan Dies Natalis 2021.
Kegiatan di Masa Pandemi
Prof Jony menjelaskan, dua tahun terakhir ini memang tidak seperti masa sebelumnya. Pandemi yang melanda Indonesia sejak awal 2020 telah berdampak besar bagi seluruh civitas academica PresUniv.
Dalam webinar ini dibahas banyak hal mengenai investasi. Pembahasan ini sangat penting mengingat pertumbuhan perekonomian Indonesia sempat mengalami penurunan sebesar -5,32% di 2020. Karena itu, penting untuk mengatur keuangan, terutama menabung, yang salah satunya bisa dilakukan melalui investasi.
Setelah itu, rangkaian acara dilanjutkan dengan E-Sport Competition dan Business Model Canvas Competition. “Ini adalah tahap setelah belajar, yaitu peperangan atau perjuangan,” ungkap Rive.
Kedua kompetisi ini tidak hanya diikuti oleh mahasiswa PresUniv, melainkan siswa sekolah menengah atas (SMA) juga. Sebanyak 35 tim yang masing-masing tim beranggotakan 7 orang mengikuti E-Sport Competition, dan 33 peserta mengikuti Business Model Canvas Competition.
Setelah belajar dan berperang, tentunya perlu diadakan perayaan atas perjalanan yang telah ditempuh. “Rangkaian acara terakhir merupakan bentuk penghargaan terhadap semua orang yang telah berjuang dan tidak menyerah dengan pandemi ini,” papar Rive.
Tahap inilah yang dirayakan di Final Night Dies Natalis PresUniv. Pada malam perayaan ini, ditampilkan berbagai penampilan dari mahasiswa. Tidak ketinggalan, hadir juga Idgitaf x fivein yang menyanyikan lagu-lagu populer saat ini untuk memeriahkan malam perayaan Dies Natalis 2021.
Kegiatan di Masa Pandemi
Prof Jony menjelaskan, dua tahun terakhir ini memang tidak seperti masa sebelumnya. Pandemi yang melanda Indonesia sejak awal 2020 telah berdampak besar bagi seluruh civitas academica PresUniv.
Lihat Juga :