Segudang Prestasi, Putri dari Buruh Pabrik Ini Dapat Beasiswa Kedokteran
Selasa, 04 Mei 2021 - 22:20 WIB
loading...
Reni Safitri tidak bisa menutupi kebahagiaannya karena mendapatkan beasiswa Fakultas Kedokteran Untirta dari APBD Kabupaten Serang. Foto/SINDOnews/Mahesa
A
A
A
SERANG - Reni Safitri tidak bisa menutupi kebahagiaannya karena mendapatkan beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dari APBD Kabupaten Serang. Ia pun bersama kedua orangtuanya bersilaturahmi langsung dengan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah, Selasa (4/5/2021).
Reni adalah putri dari seorang buruh pabrik kertas di Kecamatan Kragilan. Jika dihitung dari sisi ekonomi, tidak mungkin keluarganya mampu membiayai kuliah Reni di Fakultas Kedokteran yang ternilai mahal. Ia lulus dari sekolah swasta di Kabupaten Tangerang dan lolos di Fakultas Kedokteran Untirta melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Undangan atau tanpa tes tulis.
Baca juga: Taklukkan Kampus Dunia, 4 Mahasiswa UGM Raih Juara di Ajang Bisnis Internasional
“Beasiswa ini adalah bentuk karunia Allah SWT, kami hanya perantara. Saya yakin, ini berkat doa orang tua, serta niat yang kuat untuk bisa kuliah. Jika punya prestasi, insya Allah, kami memberikan kesempatan kepada anak-anak Kabupaten Serang untuk bisa kuliah gratis,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
Tatu berkomitmen untuk terus melanjutkan program beasiswa perguruan tinggi, meski APBD terpengaruh oleh pandemi Covid-19. “Memamg kekuatan APBD kita terbatas, tetapi jika punya niat, saya yakin kita semua akan dipermudah,” ujar Tatu.
Sejak tahun 2017 hingga 2020, Pemkab Serang sudah memberikan beasiswa untuk 866 mahasiswa. Di antaranya Fakultas Kedokteran Untirta 9 mahasiswa, D-3 Vokasi Universitas Indonesia 21 mahasiswa, Fakultas Pertanian Untirta 2 mahasiswa, S-1 guru PAUD 726 mahasiswa, D-1 Teknik Untirta 107 mahasiswa, dan Fakultas Hukum Untirta 1 mahasiswa.
Baca juga: Gratis, ITB Bebaskan Biaya Pendaftaran dan UKT untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Reni adalah putri dari seorang buruh pabrik kertas di Kecamatan Kragilan. Jika dihitung dari sisi ekonomi, tidak mungkin keluarganya mampu membiayai kuliah Reni di Fakultas Kedokteran yang ternilai mahal. Ia lulus dari sekolah swasta di Kabupaten Tangerang dan lolos di Fakultas Kedokteran Untirta melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Undangan atau tanpa tes tulis.
Baca juga: Taklukkan Kampus Dunia, 4 Mahasiswa UGM Raih Juara di Ajang Bisnis Internasional
“Beasiswa ini adalah bentuk karunia Allah SWT, kami hanya perantara. Saya yakin, ini berkat doa orang tua, serta niat yang kuat untuk bisa kuliah. Jika punya prestasi, insya Allah, kami memberikan kesempatan kepada anak-anak Kabupaten Serang untuk bisa kuliah gratis,” ujar Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah.
Tatu berkomitmen untuk terus melanjutkan program beasiswa perguruan tinggi, meski APBD terpengaruh oleh pandemi Covid-19. “Memamg kekuatan APBD kita terbatas, tetapi jika punya niat, saya yakin kita semua akan dipermudah,” ujar Tatu.
Sejak tahun 2017 hingga 2020, Pemkab Serang sudah memberikan beasiswa untuk 866 mahasiswa. Di antaranya Fakultas Kedokteran Untirta 9 mahasiswa, D-3 Vokasi Universitas Indonesia 21 mahasiswa, Fakultas Pertanian Untirta 2 mahasiswa, S-1 guru PAUD 726 mahasiswa, D-1 Teknik Untirta 107 mahasiswa, dan Fakultas Hukum Untirta 1 mahasiswa.
Baca juga: Gratis, ITB Bebaskan Biaya Pendaftaran dan UKT untuk Mahasiswa Kurang Mampu
Lihat Juga :