Ini Kebijakan Universitas Brawijaya untuk Perkuliahan Semester Baru
Rabu, 05 Mei 2021 - 13:08 WIB
loading...
Universitas Brawijaya (UB). Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Universitas Brawijaya (UB) memutuskan akan melakukan pembelajaran luring di semester depan. Namun kebijakan kuliah luring ini hanya berlaku bagi mahasiswa semester 1, 2, dan 3.
“Memperhatikan kondisi yang ada, sementara ini UB mengambil sikap dengan beberapa pertimbangan, seperti sejauh mana level pandemi dan kampus utama ini mempunyai mahasiswa yang besar. Kalau semua masuk kota Malang jadi penuh, kampus dan fakultas pun juga akan menjadi penuh,” ujar Rektor UB Prof.Dr. Ir. Nuhfil Hanani dikutip dari laman UB di ub.ac.id, Rabu (5/5/2021).
Baca juga: Tersedia 56 Prodi, Seleksi Mandiri UIN Jakarta Dibuka 10 Mei
Oleh karena itu, agar tidak berjubel masuk ke UB, selain mahasiswa semester awal yang sedang melakukan penelitian dan skripsi bisa melakukan tatap muka.
“Dari mata kuliah yang ada juga dibatasi. Waktunya yang biasa dua jam dibatasi menjadi satu jam. Sistem kuliah menjadi kolaborasi atau project base Sehingga demikian kerumunan bisa dijaga dan mengedepankan protokol COVID,” lanjutnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Aulanni’am menjelaskan meskipun sudah ada kebijakan tatap muka namun hanya 25 % mahasiswa yang diijinkan untuk tatap muka dikelas.
Baca juga: Jalur Seleksi Mandiri ITB Telah Dibuka, Ini Jadwal dan Ketentuannya
“Memperhatikan kondisi yang ada, sementara ini UB mengambil sikap dengan beberapa pertimbangan, seperti sejauh mana level pandemi dan kampus utama ini mempunyai mahasiswa yang besar. Kalau semua masuk kota Malang jadi penuh, kampus dan fakultas pun juga akan menjadi penuh,” ujar Rektor UB Prof.Dr. Ir. Nuhfil Hanani dikutip dari laman UB di ub.ac.id, Rabu (5/5/2021).
Baca juga: Tersedia 56 Prodi, Seleksi Mandiri UIN Jakarta Dibuka 10 Mei
Oleh karena itu, agar tidak berjubel masuk ke UB, selain mahasiswa semester awal yang sedang melakukan penelitian dan skripsi bisa melakukan tatap muka.
“Dari mata kuliah yang ada juga dibatasi. Waktunya yang biasa dua jam dibatasi menjadi satu jam. Sistem kuliah menjadi kolaborasi atau project base Sehingga demikian kerumunan bisa dijaga dan mengedepankan protokol COVID,” lanjutnya.
Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Aulanni’am menjelaskan meskipun sudah ada kebijakan tatap muka namun hanya 25 % mahasiswa yang diijinkan untuk tatap muka dikelas.
Baca juga: Jalur Seleksi Mandiri ITB Telah Dibuka, Ini Jadwal dan Ketentuannya
Lihat Juga :