Keren! Siswa Indonesia Borong 6 Medali di Olimpiade Informatika Asia Pasifik
Kamis, 27 Mei 2021 - 10:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Keren, 2 Peneliti Muda Asal Indonesia Juarai Kompetisi Dunia di AS
Kepada peraih medali, Mendikbudristek mengingatkan bahwa kompetisi dan medali bukanlah segala-segalanya, karena juara yang sesungguhnya adalah orang-orang yang memegang teguh nilai-nilai integritas.
“Mereka yang mampu bekerja sama untuk membangun jaringan dan yang memiliki komitmen untuk mewujudkan perubahan masyarakat informasi yang adil dan beradab,” kata Mendikbudristek.
Menteri Nadiem yakin bahwa peserta APIO dari Indonesia akan menjadi agen transformasi perubahan pendidikan di Indonesia. “Yakni transformasi yang tetap berstandar kepada sejarah bangsa dan didorong oleh keberanian untuk menciptakan sejarah baru yang gemilang,” ucap Mendikbudristek.
Baca juga: Kemendikbudristek Targetkan 70 Ribu Guru dan Siswa Ikut Program KIHAJAR
Belajar di masa pandemi, kata Menteri Nadiem, memang tidak mudah, tetapi pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang dihadapi, karena di masa mendatang terbentang sederet tantangan yang harus dilalui bersama. Walaupun begitu tantangan akan menjadi peluang apabila kita mampu saling silih asah, silih asuh, dan silih asih. “Saling memintarkan, saling menyayangi, dan saling memelihara untuk satu tujuan, Indonesia maju,” ungkapnya.
Kepada peraih medali, Mendikbudristek mengingatkan bahwa kompetisi dan medali bukanlah segala-segalanya, karena juara yang sesungguhnya adalah orang-orang yang memegang teguh nilai-nilai integritas.
“Mereka yang mampu bekerja sama untuk membangun jaringan dan yang memiliki komitmen untuk mewujudkan perubahan masyarakat informasi yang adil dan beradab,” kata Mendikbudristek.
Menteri Nadiem yakin bahwa peserta APIO dari Indonesia akan menjadi agen transformasi perubahan pendidikan di Indonesia. “Yakni transformasi yang tetap berstandar kepada sejarah bangsa dan didorong oleh keberanian untuk menciptakan sejarah baru yang gemilang,” ucap Mendikbudristek.
Baca juga: Kemendikbudristek Targetkan 70 Ribu Guru dan Siswa Ikut Program KIHAJAR
Belajar di masa pandemi, kata Menteri Nadiem, memang tidak mudah, tetapi pandemi bukanlah satu-satunya tantangan yang dihadapi, karena di masa mendatang terbentang sederet tantangan yang harus dilalui bersama. Walaupun begitu tantangan akan menjadi peluang apabila kita mampu saling silih asah, silih asuh, dan silih asih. “Saling memintarkan, saling menyayangi, dan saling memelihara untuk satu tujuan, Indonesia maju,” ungkapnya.
Lihat Juga :