Mahasiswa UI Buat CardiWatch, Aplikasi Pemeriksa Kesehatan Jantung
Jum'at, 28 Mei 2021 - 20:33 WIB
loading...
Mahasiswa UI buat CardiWatch Aplikasi Pemeriksa Kesehatan Jantung. Foto/Dok/UI
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) mengembangkan aplikasi pemeriksaan khusus kesehatan jantung dan penyakit kardiovaskular yang dinamakan CardiWatch.
Aplikasi ini dikembangkan oleh Clouddian Fazalmuttaqin, Nathasya Eliora Kristianti, Douglas Raevan Faisal, dan Adam Maulana.
Baca juga: 1.023 Mahasiswa UGM Diwisuda, Ini Wejangan Rektor UGM
Aplikasi CardiWatch ini merupakan aplikasi low-cost dengan layanan tindakan pencegahan. Screening awal berbasis photoplethysmograph (PPG) digunakan untuk monitoring detak jantung, dengan melihat perubahan volume darah dalam pembuluh darah, dan konsultasi seputar kesehatan jantung dan penyakit kardiovaskular langsung dengan dokter spesialis jantung.
Aplikasi ini berawal dari keinginan tim untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di bidang teknologi kesehatan dengan memuat teknologi yang ramah pengguna, khususnya masyarakat awam.
Selain itu, adanya fakta bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia, bahkan di dunia, juga melatarbelakangi pembuatan aplikasi ini. “Kami percaya, dengan teknologi semua orang dapat ikut serta dalam pencegahan, mendeteksi, dan meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan jantung,” ujar Clouddian melalui siaran pers, Jumat (28/5).
Aplikasi ini dikembangkan oleh Clouddian Fazalmuttaqin, Nathasya Eliora Kristianti, Douglas Raevan Faisal, dan Adam Maulana.
Baca juga: 1.023 Mahasiswa UGM Diwisuda, Ini Wejangan Rektor UGM
Aplikasi CardiWatch ini merupakan aplikasi low-cost dengan layanan tindakan pencegahan. Screening awal berbasis photoplethysmograph (PPG) digunakan untuk monitoring detak jantung, dengan melihat perubahan volume darah dalam pembuluh darah, dan konsultasi seputar kesehatan jantung dan penyakit kardiovaskular langsung dengan dokter spesialis jantung.
Aplikasi ini berawal dari keinginan tim untuk dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di bidang teknologi kesehatan dengan memuat teknologi yang ramah pengguna, khususnya masyarakat awam.
Selain itu, adanya fakta bahwa penyakit jantung adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia, bahkan di dunia, juga melatarbelakangi pembuatan aplikasi ini. “Kami percaya, dengan teknologi semua orang dapat ikut serta dalam pencegahan, mendeteksi, dan meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan jantung,” ujar Clouddian melalui siaran pers, Jumat (28/5).
Lihat Juga :