Hindari Kecurangan, UTBK Kedokteran dan Farmasi UMM Perketat Pengawasan

Minggu, 30 Mei 2021 - 21:43 WIB
loading...
Hindari Kecurangan,...
UMM kembali laksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk menjaring mahasiswa baru. Foto/Dok/Humas UMM
A A A
JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali laksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk menjaring mahasiswa baru. Adapun tes ini dilangsungkan untuk menyeleksi calon mahasiswa baru di jurusan Kedokteran dan Farmasi. Gelaran UTBK ini dilaksanakan dalam dua periode yakni pada 27-30 Mei serta 9-11 Juni 2021 dengan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Unit Pelayanan Teknis Penerimaan Mahasiswa Baru (UPT PMB) UMM, Dr. Saiman, M.Si menuturkan bahwa ada sebanyak 1.007 pendaftar pada UTBK gelombang pertama ujian jurusan kedokteran dan farmasi ini. Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaannya akan lebih diperketat. Tidak hanya dalam hal protokol kesehatan saja, tapi juga keamanan akan kecurangan yang mungkin terjadi.

Baca juga: PTS Pertama, Prodi Komunikasi UMM Raih Sertifikasi Internasional AUN-QA

“Para peserta diminta untuk mengganti masker lama dengan masker baru yang sudah kami siapkan. Jumlah peserta dalam satu ruangan juga dibatasi yakni 13-15 peserta saja. Begitupun dengan handsanitizer serta sarung tangan bagi pengawas ujian,” terang Saiman.

Sementara dari sisi keamanan, Saiman mengatakan sudah menyiapkan tim internal yang terdiri dari para sekuriti dan eksternal yang bekerja sama dengan kepolisian. Keduanya akan memeriksa ruangan serta para peserta demi kelancaran UTBK. “Kami juga sudah menyiapkan metal detector yang akan digunakan sesaat sebelum ujian dimulai,” terang Saiman.

Tim panitia juga sudah menyiapkan bus dan mobil untuk kepentingan peserta ujian. Keduanya disiapkan untuk berjaga-jaga ketika hujan turun sehingga tidak menghambat pelaksanaan UTBK di hari tersebut.

Baca juga: Ini Enam IAIN yang Bertransformasi Jadi Universitas Islam Negeri, Cek di Sini

Prof. Dr. Syamsul Arifin, M.Si. selaku Wakil Rektor I UMM menjelaskan bahwa model pelaksanaan UTBK ini telah mengikuti prokes yang sesuai mengingat pandemi tidak kunjung usai. Ujian berbasis komputer ini juga khusus dilangsungkan untuk menyeleksi calon mahasiswa kedokteran dan farmasi. “Sementara jurusan lainnya memiliki sistem yang berbeda. Baik melalui prestasi akademik maupun non akademik serta hasil rapot,” tuturnya.

Syamsul juga mengatakan bahwa proses seleksi, khususnya jurusan kedokteran dilaksanakan dengan ketat. Hal itu tidak lepas dari ketentuan pusat yang membatasi kuota mahasiswa sebanyak 150 mahasiswa saja untuk mahasiswa kedokteran. Ia juga mengapresiasi usaha dari tim teknisi dan soal yang sudah bekerja semaksimal mungkin demi kelancaran UTBK kali ini.

“Soal dan sistem yang sudah disusun sedemikian rupa insyaAllah bisa meminimalisir kecurangan dan kemungkinan adanya joki. Jadi bisa dipastikan aman dan bisa dipertanggung jawabkan,” tegas Syamsul.

Terakhir, ia berharap agar seleksi seperti ini dapat terus dipertahankan UMM serta bisa dilaksanakan untuk menjaring di jurusan lainnya, utamanya Psikologi dan Ilmu Komunikasi yang memiliki banyak peminat. Apalagi FK dan Farmasi UMM telah memiliki reputasi yang baik di mata pemerintah dan masyarakat. “Kedua jurusan sudah diakui, baik dari segi input, output bahkan juga outcome,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Diterima di ITB, Siswa...
Diterima di ITB, Siswa MAN IC Serpong Pecahkan Rekor Nasional Skor PK UTBK 2026
100 Persen Siswa SMAN...
100 Persen Siswa SMAN 14 Bandar Lampung Lolos PTN 2026, 284 Orang Diterima di Kampus Negeri
44 Link Pengumuman UTBK...
44 Link Pengumuman UTBK SNBT 2026, Resmi Dibuka Hari Ini Pukul 15.00 WIB
Jadwal Terbaru Unduh...
Jadwal Terbaru Unduh Sertifikat UTBK SNBT 2026, Cek Tata Caranya
Kemenag Luncurkan PMB...
Kemenag Luncurkan PMB PTKIN, 36 Kampus Siap Terima Mahasiswa
Mahasiswa S2 Fakultas...
Mahasiswa S2 Fakultas Hukum UMM Bekali Pemilih Pemula Pendidikan Politik
UMJ Imbau 3.838 Mahasiswa...
UMJ Imbau 3.838 Mahasiswa Baru Kembangkan Diri di Luar Kampus
Rekomendasi
Kasus Ijazah Jokowi,...
Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo akan Ajukan Penangguhan Penahanan
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Jakarta Rawan Sinkhole,...
Jakarta Rawan Sinkhole, Wagub DKI Rano: Ada Daerah Berpotensi Ambles
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved