Asesmen Nasional akan Dorong Perbaikan Pembelajaran di Sekolah
Senin, 31 Mei 2021 - 14:36 WIB
loading...
Podcast Kemendikbudristek Mengukur Kualitas Pendidikan di Sekolah dengan Asesmen Nasional. Foto/Dok BKHM Kemendikbudristek
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Balitbang dan Perbukuan) mendorong sekolah untuk melakukan perbaikan pembelajaran melalui asesmen nasional (AN).
Kepala Balitbang dan Perbukuan, Anindito Aditomo menyampaikan bahwa AN ini lebih komprehensif karena tidak hanya mengukur hasil belajar kognitif peserta didik, yaitu literasi dan numerasi. Akan tetapi juga mengukur sisi sosial emosional atau karakter siswa, seperti kecenderungan untuk kreatif, bernalar kritis, akhlak terhadap sesama dan alam sekitar, empati, serta gotong royong.
Baca juga: Hari Ini Kelulusan Beasiswa Mahasantri Berprestasi Diumumkan, Cek Link di Sini
“AN juga mengukur kualitas sekolah sebagai lingkungan belajar,” jelasnya pada podcast Kemendikbudristek melalui siaran pers, Senin (31/5).
Ia menambahkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan agar siswa memperoleh hasil yang maksimal dalam proses dan hasil belajarnya adalah dengan memperbaiki interaksi yang terjadi di ruang kelas dan di sekolah. Hal tersebut mencakup interaksi antarmurid, interaksi antara murid dengan guru, dan interaksi antara murid dengan bahan ajar.
Kepala Balitbang dan Perbukuan, Anindito Aditomo menyampaikan bahwa AN ini lebih komprehensif karena tidak hanya mengukur hasil belajar kognitif peserta didik, yaitu literasi dan numerasi. Akan tetapi juga mengukur sisi sosial emosional atau karakter siswa, seperti kecenderungan untuk kreatif, bernalar kritis, akhlak terhadap sesama dan alam sekitar, empati, serta gotong royong.
Baca juga: Hari Ini Kelulusan Beasiswa Mahasantri Berprestasi Diumumkan, Cek Link di Sini
“AN juga mengukur kualitas sekolah sebagai lingkungan belajar,” jelasnya pada podcast Kemendikbudristek melalui siaran pers, Senin (31/5).
Ia menambahkan bahwa hal pertama yang harus dilakukan agar siswa memperoleh hasil yang maksimal dalam proses dan hasil belajarnya adalah dengan memperbaiki interaksi yang terjadi di ruang kelas dan di sekolah. Hal tersebut mencakup interaksi antarmurid, interaksi antara murid dengan guru, dan interaksi antara murid dengan bahan ajar.
Lihat Juga :