Lantik Prof Laode Sebagai Rektor UICI, MPT KAHMI: UICI Kampus Berbudaya Digital
Jum'at, 18 Juni 2021 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Untuk izin pendirian UICI sudah terbit sejak 23 Desember 2020, dan izin operasional UICI juga telah diterima dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada 30 Desember 2020. Sehingga pada tanggal 30 Desember inilah ditetapkan menjadi hari kelahirannya UICI.
Sedangkan kampus UICI sendiri akan berada di Kawasan Rasuna Said Jakarta. Untuk workshop perkuliahan dilaksanakan di Gedung Graha Insan Cita (GIC) yang berada di Jl. Lafran Pane no 100, Sukmajaya, Depok. “Lokasi ini dipilih karena akses yang relative mudah terjangkau dan berada di Kawasan segi tiga emas Jakarta,” ungkap Subandriyo Sekretaris MPT KAHMI.
Subandriyo juga mengungkapkan bahwa grand launching UICI direncanakan pada minggu ketiga bulan Juli 2021 bertepatan dengan masa penerimaan mahasiswa. Mengenai sistem, website, dan lain – lain sedang disiapkan untuk Juli ini mengudara.
Sedangkan Koordinator Presidium MN KAHMI, Viva Yoga Mauladi mengatakan bahwa UICI adalah perguruan tinggi yang lahir dari rahim keluarga besar HMI. Ia mengajak seluruh anggota KAHMI untuk mendukung berdirinya UICI.
“Kita sama sama berikhtiar agar UICI ini benar benar menjadi kampus berbasis digital yang dapat menjawab tantangan zaman. Apa yang kita bangun hari ini akan menentukan masa depan umat dan bangsa. Maka saya mengajak semua keluarga besar HMI, KAHMI turut mendukung pendirian dan penyelenggaraan UICI,” imbuh Viva Yoga.
Sementara itu Prof Laode menyampaikan bahwa UICI dalam penyelenggaraan pendidikannya akan fokus mengembangkan sistem pendidikan berbasis budaya digital (digital culture) dengan metode Digital Integrated Learning System (DILS).
Metode ini akan mengintegrasikan Learning Management System (LMS) yang saat ini populer di Indonesia dengan Simulator Learning System (SLS), dan didukung oleh teknologi Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR), paket pengembangan wawasan keislaman dan keindonesiaan.
Sedangkan kampus UICI sendiri akan berada di Kawasan Rasuna Said Jakarta. Untuk workshop perkuliahan dilaksanakan di Gedung Graha Insan Cita (GIC) yang berada di Jl. Lafran Pane no 100, Sukmajaya, Depok. “Lokasi ini dipilih karena akses yang relative mudah terjangkau dan berada di Kawasan segi tiga emas Jakarta,” ungkap Subandriyo Sekretaris MPT KAHMI.
Subandriyo juga mengungkapkan bahwa grand launching UICI direncanakan pada minggu ketiga bulan Juli 2021 bertepatan dengan masa penerimaan mahasiswa. Mengenai sistem, website, dan lain – lain sedang disiapkan untuk Juli ini mengudara.
Sedangkan Koordinator Presidium MN KAHMI, Viva Yoga Mauladi mengatakan bahwa UICI adalah perguruan tinggi yang lahir dari rahim keluarga besar HMI. Ia mengajak seluruh anggota KAHMI untuk mendukung berdirinya UICI.
“Kita sama sama berikhtiar agar UICI ini benar benar menjadi kampus berbasis digital yang dapat menjawab tantangan zaman. Apa yang kita bangun hari ini akan menentukan masa depan umat dan bangsa. Maka saya mengajak semua keluarga besar HMI, KAHMI turut mendukung pendirian dan penyelenggaraan UICI,” imbuh Viva Yoga.
Sementara itu Prof Laode menyampaikan bahwa UICI dalam penyelenggaraan pendidikannya akan fokus mengembangkan sistem pendidikan berbasis budaya digital (digital culture) dengan metode Digital Integrated Learning System (DILS).
Metode ini akan mengintegrasikan Learning Management System (LMS) yang saat ini populer di Indonesia dengan Simulator Learning System (SLS), dan didukung oleh teknologi Virtual Reality (VR), dan Augmented Reality (AR), paket pengembangan wawasan keislaman dan keindonesiaan.
Lihat Juga :