Dihadiri Mendikbudristek dan Mensos, Rektor ITS Kukuhkan 6.424 Mahasiswa Baru
Selasa, 10 Agustus 2021 - 12:42 WIB
loading...
A
A
A
Rektor yang kerap disapa Ashari ini mengatakan bahwa melalui kreativitas dan inovasi dari mahasiswa ini bisa bersama-sama dalam berkontribusi membangun masyarakat. Dengan kepercayaan dan persatuan yang kuat, Ashari mengajak para maba untuk mencapai prestasi yang lebih baik dengan semangat tinggi sebagaimana semangat para pahlawan 10 Nopember 1945. “Bersama kita mengubah tantangan menjadi prestasi,” tegasnya optimis.
Pada kesempatan ini, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT menyampaikan laporan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.
“Dari sebanyak 6.424 mahasiswa baru yang diterima di ITS terbagi menjadi 4.402 mahasiswa sarjana (S1), 812 mahasiswa sarjana terapan (D4), dan 1.210 mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3),” rincinya melaporkan.
Adi menambahkan bahwa penerimaan maba ITS program sarjana berasal dari tiga jalur pendaftaran. Di antaranya yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Kemitraan, Mandiri, dan Prestasi (SKMP).
Seperti halnya tahun lalu, ITS juga menerima dari program Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP). Sementara untuk program pascasarjana, ITS juga menerima 120 mahasiswa dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Adapun mahasiswa yang diterima di ITS dari semua jalur masih didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari Pulau Jawa. Selanjutnya, pada program sarjana terdapat 18 mahasiswa baru dari program Afirmasi Dikti (ADIK) dan lima mahasiswa baru dari Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Program ADIK sendiri menerima mahasiswa dari wilayah Papua, Papua Barat dan daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Indonesia.
Guru Besar Teknik Elektro ITS ini menyatakan bahwa penerimaan mahasiswa pascasarjana dibagi menjadi dua gelombang, dengan rincian dari 1.368 orang pendaftar terdapat 1.210 orang yang dinyatakan diterima. Pada tahun ajaran 2021/2022 ini, ITS juga telah menerima mahasiswa asing sebanyak 17 orang dari 11 negara berbeda, yang terbagi menjadi 13 orang dari program Magister (S2) dan empat orang dari program Doktor (S3).
Pada kesempatan ini, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT menyampaikan laporan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.
“Dari sebanyak 6.424 mahasiswa baru yang diterima di ITS terbagi menjadi 4.402 mahasiswa sarjana (S1), 812 mahasiswa sarjana terapan (D4), dan 1.210 mahasiswa pascasarjana (S2 dan S3),” rincinya melaporkan.
Adi menambahkan bahwa penerimaan maba ITS program sarjana berasal dari tiga jalur pendaftaran. Di antaranya yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Kemitraan, Mandiri, dan Prestasi (SKMP).
Seperti halnya tahun lalu, ITS juga menerima dari program Kelas Internasional atau International Undergraduate Program (IUP). Sementara untuk program pascasarjana, ITS juga menerima 120 mahasiswa dari jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).
Adapun mahasiswa yang diterima di ITS dari semua jalur masih didominasi oleh mahasiswa yang berasal dari Pulau Jawa. Selanjutnya, pada program sarjana terdapat 18 mahasiswa baru dari program Afirmasi Dikti (ADIK) dan lima mahasiswa baru dari Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Program ADIK sendiri menerima mahasiswa dari wilayah Papua, Papua Barat dan daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Indonesia.
Guru Besar Teknik Elektro ITS ini menyatakan bahwa penerimaan mahasiswa pascasarjana dibagi menjadi dua gelombang, dengan rincian dari 1.368 orang pendaftar terdapat 1.210 orang yang dinyatakan diterima. Pada tahun ajaran 2021/2022 ini, ITS juga telah menerima mahasiswa asing sebanyak 17 orang dari 11 negara berbeda, yang terbagi menjadi 13 orang dari program Magister (S2) dan empat orang dari program Doktor (S3).
(mpw)
Lihat Juga :