Upaya Pelestarian Budaya Indonesia, Tim Mahasiswa UGM Ciptakan Kartu Pintar
Rabu, 11 Agustus 2021 - 19:50 WIB
loading...
Universitas Gadjah Mada (UGM). Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tim Mahasiswa UGM berhasil menciptakan game interaktif untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya Indonesia. Gim interaktif tersebut diberi nama “Nura Smart Card: Kartu Putar Pintar Jelajah Nusantara”.
Gim interaktif ini diciptakan oleh sekelompok mahasiswa UGM yang tergabung dalam salah satu tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan yang berhasil meraih pendanaan untuk tahun 2021 ini.
Baca juga: Mahasiswa UGM Raih 4 Medali di Olimpiade Matematika Internasional di Bulgaria
Tim tersebut terdiri dari Roihatul Jannah dari Sekolah Vokasi (SV), Vira Mahdiya Zahra dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Muhammad Haris Yulianto dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), serta Haris Nur Rahmawati dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
“Ide pembuatan kartu putar pintar jelajah Nusantara ini bermula karena perkembangan arus globalisasi yang semakin pesat dan mengakibatkan (semakin) tergerusnya minat literasi generasi muda terutama mengenai hal kebudayaan, kemudian belum banyak buku bacaan atau media literasi lain yang menarik yang membahas kebudayaan Indonesia,” kata Muhammad Haris Yulianto dilansir dari laman resmi UGM, Rabu (11/8/2021).
Gim interaktif ini diciptakan oleh sekelompok mahasiswa UGM yang tergabung dalam salah satu tim Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang kewirausahaan yang berhasil meraih pendanaan untuk tahun 2021 ini.
Baca juga: Mahasiswa UGM Raih 4 Medali di Olimpiade Matematika Internasional di Bulgaria
Tim tersebut terdiri dari Roihatul Jannah dari Sekolah Vokasi (SV), Vira Mahdiya Zahra dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Muhammad Haris Yulianto dari Fakultas Teknologi Pertanian (FTP), serta Haris Nur Rahmawati dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB).
“Ide pembuatan kartu putar pintar jelajah Nusantara ini bermula karena perkembangan arus globalisasi yang semakin pesat dan mengakibatkan (semakin) tergerusnya minat literasi generasi muda terutama mengenai hal kebudayaan, kemudian belum banyak buku bacaan atau media literasi lain yang menarik yang membahas kebudayaan Indonesia,” kata Muhammad Haris Yulianto dilansir dari laman resmi UGM, Rabu (11/8/2021).
Lihat Juga :