Psikolog Sarankan Sekolah Tatap Muka Dilakukan Bertahap
Senin, 30 Agustus 2021 - 11:46 WIB
loading...
Suasana uji coba Pembelajaran Tatap Muka (PTM) atau sekolah tatap muka hari pertama di SDN Cipinang Melayu 08, Jakarta Timur, Senin (30/8/2021). Foto/MPI/Aldhi Chandra
A
A
A
JAKARTA - Psikolog rumah konseling yang juga Direktur Indonesia Institut Muhammad Iqbal mengatakan, sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka tidak bisa dilakukan secara sembarangan tanpa ada koordinasi dan persiapan yang matang, karena menyangkut keselamatan dan nyawa guru dan siswa.
Sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka di beberapa daerah di saat pandemi menjadi polemik, bahkan ditemukan beberapa sekolah seperti di Solo dan Medan menggelar sekolah tatap muka secara diam-diam ini menunjukkan bahwa tingkat kejenuhan siswa dan guru sudah memuncak, mereka ingin segera sekolah dilakukan secara langsung, karena sekolah daring di rasa kurang efektif.
Di beberapa kepala daerah pun berbeda kebijakan ada yang sudah membolehkan ada juga yang masih melarang, karena kekhawatiran akan keselamatan guru dan siswa
Baca juga: Antusias Sambut Sekolah Tatap Muka, Warga Jakarta: 2 Tahun Anak-Anak Cuma Mainan
Menurut Iqbal yang juga alumni PPRA Lemhannas, sekolah tatap muka harus dilakukan bertahap dan dibuat simulasi, karena siswa dan guru memerlukan waktu untuk adaptasi perilaku. Mereka terbiasa dengan daring dan harus berubah menjadi tatap muka
Sekolah tatap muka atau pembelajaran tatap muka di beberapa daerah di saat pandemi menjadi polemik, bahkan ditemukan beberapa sekolah seperti di Solo dan Medan menggelar sekolah tatap muka secara diam-diam ini menunjukkan bahwa tingkat kejenuhan siswa dan guru sudah memuncak, mereka ingin segera sekolah dilakukan secara langsung, karena sekolah daring di rasa kurang efektif.
Di beberapa kepala daerah pun berbeda kebijakan ada yang sudah membolehkan ada juga yang masih melarang, karena kekhawatiran akan keselamatan guru dan siswa
Baca juga: Antusias Sambut Sekolah Tatap Muka, Warga Jakarta: 2 Tahun Anak-Anak Cuma Mainan
Menurut Iqbal yang juga alumni PPRA Lemhannas, sekolah tatap muka harus dilakukan bertahap dan dibuat simulasi, karena siswa dan guru memerlukan waktu untuk adaptasi perilaku. Mereka terbiasa dengan daring dan harus berubah menjadi tatap muka
Lihat Juga :