Ornamen Header
Genjot Inovasi, UI Hasilkan 3.890 Kekayaan Intelektual
Genjot Inovasi, UI Hasilkan 3.890 Kekayaan Intelektual
Universitas Indonesia (UI). Foto/Dok/Humas UI
JAKARTA - Direktorat Inovasi dan Science Techno Park (DISTP) Universitas Indonesia (UI) meluncurkan pameran inovasi virtual UI pada perayaan puncak Bulan Inovasi 2021, disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UI.

Acara ini merupakan upaya UI untuk turut berpartisipasi dalam rangkaian perayaan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) tahun ini. Melalui acara ini, UI menunjukkan pencapaian atas berbagai produk riset dan inovasi yang menjadi unggulan, untuk perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia.

Baca juga: Buruan Daftar, Beasiswa LPDP Tahap 2 Masih Dibuka hingga 8 September

Rektor UI Prof Ari Kuncoro mengatakan, sebagai sebuah perguruan tinggi yang unggul, inklusif, toleran, dan bermartabat, UI senantiasa berupaya memberikan berbagai solusi atas berbagai macam permasalahan masyarakat Indonesia.



Dia menjelaskan, UI mewujudkan solusi itu lewat langkah-langkah strategis yang diperlukan untuk bertransformasi menjadi sebuah entrepreneurial university. Untuk mendemonstrasikan peran tersebut, UI meluncurkan pameran virtual. Ajang ini menjadi ruang pameran untuk memperkenalkan produk riset dan inovasi unggulan UI secara luas kepada para stakeholder.

“Kami harap bangsa Indonesia dapat menikmati sensasi berada pada lingkungan virtual 3D dalam pameran riset ini. Kami mempersembahkan pameran ini untuk kemajuan bangsa Indonesia yang tercinta,” katanya melalui siaran pers, Senin (30/8/2021).

Baca juga: Tersedia Beragam Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia, Ini 6 Tips Pilih Beasiswa

Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI drg. Nurtami mengajak sivitas akademika UI untuk terus berkomitmen memperkuat inovasi dan daya saing, melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Marilah UI turut berkontribusi positif memajukan industrialisasi nasional, memajukan pertumbuhan industri baru, kecil, dan berbasis teknologi, menghasilkan banyak start-up, terjun langsung memanfaatkan produk inovasi ke masyarakat dari Sabang hingga Merauke, serta menyumbang pemikiran dan rekomendasi bagi kebijakan pemerintah,” katanya.

Ia melanjutkan, UI terus memberikan dukungan dan memfasilitasi para inventor untuk berinovasi. UI telah memfasilitasi 215 laboratorium riset dengan valuasi aset senilai 2,4 triliun. Nurtami menambahkan bahwa capaian inovasi UI terlihat dari keunggulan dan produktivitas UI dalam menghasilkan kekayaan intelektual.



Selama rentang tahun 2015-2021, UI telah menghasilkan 3.890 kekayaan intelektual. UI juga telah menghasilkan banyak usaha rintisan (start-up) binaan, diantaranya adalah Flip, Dietela, dan Wear Weird. Pameran virtual ini akan menjadi ajang yang bagus untuk berbagai capaian inovasi UI tersebut memamerkan keunggulannya.
(mpw)
TULIS KOMENTAR ANDA!