Beasiswa Pertukaran Pelajar Antarkan Siswi Madrasah Ini ke Amerika
Kamis, 02 September 2021 - 22:40 WIB
loading...
A
A
A
Program ini akan berlangsung selama satu tahun. Seluruh peserta dari Indonesia akan tinggal bersama keluarga angkat di Amerika Serikat, termasuk juga bersekolah setingkat SMA kelas 12 di sekolah keluarga angkat.
Baca juga: UI Kampus Terbaik di Indonesia versi THE World University Rankings 2022
Menurut Nadia, KL - YES ini sebenarnya diperuntukan bagi siswa kelas 10. Kondisi pandemi yang mengharuskan tinggal di rumah, membuatnya mencari info seputar program pertukaran pelajar. Lalu menemukan info ini. Karena belum ada yang mendaftar, Nadia memberanikan diri daftar. “Jadi ini seperti berkah Corona di masa pandemi,” tuturnya.
Tahapan yang dijalani Nadia antara lain seleksi berkas, seleksi chapter yang terdiri dari tes essai, wawancara, dan dinamika kelompok sampai dinyatakan lolos sebagai peserta. Proses seleksi dilakukan secara berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.
Nadia berharap bisa membuka jalan bagi adik-adik kelas bisa ke Amerika Serikat juga membawa nama baik madrasah dan Indonesia. Sebab, siswa program keagamaan biasanya ke Timur Tengah. “Padahal kita juga bisa ke Amerika Serikat. Jika mendapat info seputar program pertukaran pelajar, jangan ragu untuk ikut. Karena semua juga diawali dari rasa ragu. Tetapi selama yakin, ingin terus belajar dan mengembangkan diri, tidak ada yang tidak mungkin," pungkas Nadia.
Baca juga: UI Kampus Terbaik di Indonesia versi THE World University Rankings 2022
Menurut Nadia, KL - YES ini sebenarnya diperuntukan bagi siswa kelas 10. Kondisi pandemi yang mengharuskan tinggal di rumah, membuatnya mencari info seputar program pertukaran pelajar. Lalu menemukan info ini. Karena belum ada yang mendaftar, Nadia memberanikan diri daftar. “Jadi ini seperti berkah Corona di masa pandemi,” tuturnya.
Tahapan yang dijalani Nadia antara lain seleksi berkas, seleksi chapter yang terdiri dari tes essai, wawancara, dan dinamika kelompok sampai dinyatakan lolos sebagai peserta. Proses seleksi dilakukan secara berjenjang dari tingkat daerah hingga nasional.
Nadia berharap bisa membuka jalan bagi adik-adik kelas bisa ke Amerika Serikat juga membawa nama baik madrasah dan Indonesia. Sebab, siswa program keagamaan biasanya ke Timur Tengah. “Padahal kita juga bisa ke Amerika Serikat. Jika mendapat info seputar program pertukaran pelajar, jangan ragu untuk ikut. Karena semua juga diawali dari rasa ragu. Tetapi selama yakin, ingin terus belajar dan mengembangkan diri, tidak ada yang tidak mungkin," pungkas Nadia.
(mpw)
Lihat Juga :