Tips Khusus Menghadapi Ujian Seleksi Guru PPPK

Senin, 13 September 2021 - 10:42 WIB
Tips Khusus Menghadapi Ujian Seleksi Guru PPPK
Ditjen GTK Kemendikbudristek menyelenggarakan webinar persiapan seleksi calon guru ASN PPPK. Foto: Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) menyelenggarakan webinar persiapan seleksi calon guru Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja ( PPPK ).

Webinar ini bertujuan memberikan informasi teknis dan berbagai strategi persiapan yang perlu dilakukan sebelum pelaksanaan seleksi. “Karena persiapan merupakan kunci kesuksesan serta dapat menumbuhkan kepercayaan diri peserta,” kata Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan ( Dirjen GTK ) Kemendikbudristek Iwan Syahril melalui siaran pers, Senin (13/9/2021).

Baca juga: Guru Honorer yang akan Mengikuti Seleksi PPPK Harus Mempersiapkan Syarat Ini

Seleksi guru ASN PPPK merupakan bagian dari upaya menyediakan kesempatan yang adil dan bersih, demokratis terhadap guru honorer yang memiliki kompetensi baik. Dirjen Iwan mengapresiasi para guru yang begitu antusias mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi.



“Menurut data yang saya terima hampir 500.000 guru mengikuti seri belajar di guru belajar dan berbagi seri ASN PPPK. Itu menggambarkan guru-guru kita terus berupaya meningkatkan persiapan diri dengan sebaik-baiknya,” jelas Iwan.

Pada kesempatan ini turut hadir, Psikolog dari Lembaga Cahaya Hati, Nurina. Menurutnya, secara psikologis, persiapan dibutuhkan para peserta untuk mengatur afeksi atau perasaan. Hal inilah yang akan mendorong peserta untuk mempersiapkan diri secara lebih baik menjelang ujian.

Baca juga: Seleksi Guru PPPK Digelar September, Ini yang Wajib Diperhatikan Peserta

Lebih lanjut ia mengatakan, dari pandangan psikologi, manusia memiliki tiga komponen di dalam diri. Pertama, komponen kognitif atau komponen berpikir. Kedua, komponen afektif atau kemampuan mengelola perasaan. Ketiga, kemampuan konatif atau kecenderungan diri untuk berperilaku. Nurina menyebut, jika hal tersebut ditata dan dikelola dengan baik maka artinya kesuksesan sudah dalam genggaman individu yang bersangkutan.

“Persiapan secara kognitif, yang diandalkan pertama kali adalah kemampuan berpikir kita. Belajar yang diiringi dengan ketenangan batin, dan disertai dengan rasa optimis. Secara emosi, ada baiknya cari ruang untuk mengkomunikasikan perasaan tidak nyaman, sehingga ketika menjalani ujian tidak terbebani oleh masalah psikis lainnya. Kemudian, secara konatif atau kecenderungan berperilaku, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan yaitu pembiasaan perilaku yang positif, yakni teman-teman maupun calon peserta seleksi ASN tahun ini,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurina memberikan tips khusus kepada peserta menjelang ujian. “Pertama, atur jam biologisnya, di antaranya jam tidur, jam bangun tidur, dan jam makan. Hal tersebut akan memberikan sirkulasi emosi menjadi positif sehingga kemampuan berpikir bisa menjadi lebih cepat dan terang. Selain itu, penting untuk menghindari konflik agar calon peserta seleksi ASN PPPK ketika pelaksanaan berada pada keadaan tenang dan rileks, serta harus memiliki estimasi waktu,” terangnya.
(mpw)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1427 seconds (10.55#12.26)