Ornamen Header
Lazismu Uhamka Kembali Salurkan Beasiswa Sang Surya ke 50 Mahasiswa Terdampak Covid-19
Lazismu Uhamka Kembali Salurkan Beasiswa Sang Surya ke 50 Mahasiswa Terdampak Covid-19
Wakil Rektor IV Uhamka Bunyamin menyerahkan secara langsung Beasiswa Sang Surya Lazismu kepada 50 Mahasiswa berprestasi yang terdampak pandemi Covid-19. Foto/Dok/Uhamka
JAKARTA - Universitas Muhammadiyah Prof Dr. HAMKA ( Uhamka ) melalui Beasiswa Sang Surya Lazismu menyerahkan bantuan kepada 50 mahasiswa berprestasi yang terdampak pandemi Covid-19 sehingga terkendala masalah pembiayaan. Namun, mereka dinilai memiliki semangat tinggi untuk belajar dan menjalani perkuliahan.

Wakil Rektor IV Uhamka Bunyamin menyerahkan secara langsung beasiswa Sang Surya kepada 50 Mahasiswa berprestasi yang sudah diseleksi dari 8 Fakultas di Universitas Muhammadiyah Prof Dr. HAMKA. Beasiswa Sang Surya diprioritaskan bagi mahasiswa Berprestasi dan aktif di Organisasi dan Ikantan Mahasiswa Muhammadiyah.

Baca juga: Beasiswa Kalla Dibuka bagi Mahasiswa Domisili Sulawesi, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Menurutnya, beasiswa ini merupakan program KL Lazismu UHAMKA untuk memenuhi kebutuhan biaya perkulihan Mahasiswa yang berprestasi namun terdampak pada masalah Ekonomi, terutama saat pandemi Covid-19.



"Hari ini merupakan pemberian dan penyaluran beasiswa Sang Surya yang terus KL Lazismu UHAMKA tingkatkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi para Mahasiswa, untuk bisa memenuhi kebutuhan biaya Kuliahnya,” ujar Bunyamin dalam keterangan pers, Rabu (15/9/2021).

Acara penyerahan Beasiswa Lazismu Sang Surya di laksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting. Meskipun dilaksanakan secara daring, namun tidak mengurangi antusias para partisipan dalam menyukseskan acara penyerahan beasiswa tersebut.

Baca juga: 7 Tips agar Tidak Salah Pilih Jurusan Kuliah

Adapun penerima Beasiswa Sang Surya ini merupakan mahasiswa yang telah diseleksi oleh pihak fakultas dan kaprodi yang ada di Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka.

Ketua Kantor Layanan Lazismu UHAMKA Nandi Rahman mengungkapkan, penerapan kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegaiatan Masyarakat (PPKM) dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun, hal itu juga turut berdampak pada penghasilan wali mahasiswa. Otomatis mahasiswa dari keluarga tersebut juga terkena imbasnya untuk pendidikan.
halaman ke-1
TULIS KOMENTAR ANDA!