Pandemi Covid-19, Minat Siswa untuk Kuliah di Unusa Justru Melonjak
Minggu, 26 September 2021 - 17:53 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Perdana, BINUS Business School Melesat ke Top 250 QS Global MBA Rankings 2022
"Mahasiswa lebih banyak dituntut untuk belajar mandiri dan harus bisa mengatur waktu dengan baik, antara belajar atau kuliah dengan berorganisasi atau bermain," katanya.
Untuk itu, mahasiswa Unusa tidak hanya dituntut belajar dan belajar, tapi juga berorganisasi sebagai bekal dikemudian hari. "Alhamdulillah Unusa telah menyediakan banyak unit kegiatan kemahasiswaan yang bisa pilih untuk berkegiatan atau berorganisasi. Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kesempatan itu terbuka luas," terangnya.
Terkait dengan program MBKM, Unusa mempaketkan kurikulumnya dengan program mayor-minor, di mana mahasiswa dapat mengambil mata kuliah yang diminatinya di prodi atau fakultas lain sebagaimana yang digagas dalam MBKM.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Kacung Marijan, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, minat lulusan sekolah menengah atas dalam memilih Unusa masih tetap tinggi, terbukti Unusa masih dapat mengukuhkan seribu lebih mahasiswa baru.
Jumlah mahasiswa baru yang dikukuhkan tahun ini naik 14 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah itu lebih dari 10 persennya adalah mahasiswa yang tercatat sebagai penerima beasiswa, baik dari Pemerintah, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) maupun beasiswa dari Yarsis dan Unusa serta dari pihak swasta. "Kami bersyukur minat masuk ke Unusa masih tetap tinggi," katanya.
"Mahasiswa lebih banyak dituntut untuk belajar mandiri dan harus bisa mengatur waktu dengan baik, antara belajar atau kuliah dengan berorganisasi atau bermain," katanya.
Untuk itu, mahasiswa Unusa tidak hanya dituntut belajar dan belajar, tapi juga berorganisasi sebagai bekal dikemudian hari. "Alhamdulillah Unusa telah menyediakan banyak unit kegiatan kemahasiswaan yang bisa pilih untuk berkegiatan atau berorganisasi. Melalui Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kesempatan itu terbuka luas," terangnya.
Terkait dengan program MBKM, Unusa mempaketkan kurikulumnya dengan program mayor-minor, di mana mahasiswa dapat mengambil mata kuliah yang diminatinya di prodi atau fakultas lain sebagaimana yang digagas dalam MBKM.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof Kacung Marijan, mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, minat lulusan sekolah menengah atas dalam memilih Unusa masih tetap tinggi, terbukti Unusa masih dapat mengukuhkan seribu lebih mahasiswa baru.
Jumlah mahasiswa baru yang dikukuhkan tahun ini naik 14 persen jika dibanding tahun sebelumnya. Dari jumlah itu lebih dari 10 persennya adalah mahasiswa yang tercatat sebagai penerima beasiswa, baik dari Pemerintah, Program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) maupun beasiswa dari Yarsis dan Unusa serta dari pihak swasta. "Kami bersyukur minat masuk ke Unusa masih tetap tinggi," katanya.
Lihat Juga :