DPR: Seleksi Guru PPPK Harus Jadi Bahan Evaluasi untuk Seleksi Berikutnya

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 17:20 WIB
loading...
DPR: Seleksi Guru PPPK...
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda. Foto/tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda berharap pemerintah terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan pada proses seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Syaiful mengucapkan selamat kepada guru honorer yang dinyatakan lolos seleksi PPPK tahap I ini. Namun, bagi guru yang belum lolos dia meminta untuk segera bersiap mengikuti tahap seleksi kedua dan ketiga.

Baca juga: Ketua Komisi X DPR: Jangan Ada Penundaan pada Proses Pengangkatan Guru PPPK

"Kami mendorong sepenuhnya seluruh guru yang belum lolos untuk ambil inisiatif dan mendaftar kembali pada tahap seleksi II dan III dan tahun berikutnya," katanya pada Pengumuman Hasil Ujian Seleksi Pertama Guru ASN PPPK melalui Youtube Kemendikbud, Jumat (8/10/2021).

Politikus PKB ini menuturkan, pada konteks ini dia ingin memberi catatan sebagai tugas pengawasan DPR kepada pemerintah dalam seleksi guru PPPK ini.

Pertama, dia menuturkan, beberapa kekurangan dari hasil seleksi tahap I ini dijadikan sebagai bahan evaluasi sehingga ada perbaikan dan penyempurnaan pada seleksi tahap II dan III.

Baca juga: P2G Desak Pemerintah Buat Regulasi Khusus untuk Guru Honorer K-2

Hal ini menjadi penting, ujarnya, sebab semangat pemerintah dan DPR kepada guru honorer harus sama. Yakni harus di posisi berpihak dan afirmatif kepada guru honorer yang telah mengabdi selama berpuluh tahun.

"Oleh karena itu kebijakan yang sifatnya berpihak dan berafirmasi kepada guru honorer di mata kami adalah bagian balas budi kita atas seluruh pengabdian yang telah diberikan guru honorer," ujarnya.

Catatan kedua, lanjutnya, dia mengapresiasi adanya kenaikan jumlah guru honorer yang lolos seleksi setelah ada jeda waktu dan penyesuaian afirmasi sehingga jumlah guru yang dinyatakan lolos ada 173.329 orang.

Menurutnya, kenaikan jumlah guru yang lolos dan penyesuaian afirmasi ini dapat dijadikan momentum perbaikan bahwa semestinya tidak perlu ada dinamika dulu baru kemudian pemerintah melakukan afirmasi penyesuaian.

"Ini catatan yang perlu disampaikan sebagai bagian dari semangat kita untuk melakukan perbaikan ini di masa-masa yang akan datang. Terutama terkait seleksi guru honorer menjadi PPPK perlu perlakuan khusus, afirmasi khusus dan keberpihakan khusus dari pemerintah," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Rekrutmen PPPK Guru...
Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 Dibuka Hari Ini, Cek Link Pendaftarannya
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
Kisah Haru Sitimah,...
Kisah Haru Sitimah, Guru SD di Kudus yang Tetap Mengajar di Tengah Keterbatasan
Salah Fatal, Komisi...
Salah Fatal, Komisi X DPR Desak Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR Diulang
Dirjen GTK Tegaskan...
Dirjen GTK Tegaskan Guru Non-ASN Tak Diberhentikan, SE Nomor 7/2026 Beri Kepastian Mengajar
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Rekomendasi
Venue Pernikahan Seribu...
Venue Pernikahan Seribu Tamu Hadir Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Puasa Tasua dan Asyura,...
Puasa Tasua dan Asyura, Mana yang Lebih Utama?
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Fresh Graduate Merapat!...
Fresh Graduate Merapat! Magang Nasional Angkatan 2 2026 Segera Dibuka
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved