Menginap di Rumah Pegiat Budaya di Toba, Nadiem Antusias Belajar Musik Tradisi
Rabu, 27 Oktober 2021 - 13:59 WIB
loading...
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim pada kunjungannya di Samosir. Foto/Dok/Kemendikbudristek
A
A
A
JAKARTA - Salah satu komposer yang terlibat dalam Festival Musik Tradisi Indonesia (FMTI): Lake Toba Ethnic Music Festival, Martahan Sihotang terisak-isak ketika pulang dari lokasi FMTI. Dia tak menyangka bertemu Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Mendikbudristek ) Nadiem Anwar Makarim di bengkel tempatnya membuat alat-alat musik tradisi.
Martahan Sihotang merupakan penggiat budaya, bersama dengan adiknya Elvrida Sihotang, Martahan menggerakkan kegiatan-kegiatan kesenian seperti pelatihan tari Tor-Tor untuk anak-anak remaja, pembuatan kesenian kerajinan dari bambu untuk para ibu di desanya.
Baca juga: Potensi Raih Beasiswa hingga Peluang Karier, Ini Manfaat Mempelajari Bahasa Mandarin
Ikut terharu, Menteri Nadiem sekali lagi memuji penampilan para maestro dan pemuda pemudi di malam puncak FMTI Toba.
Sambil diajarkan Martahan cara bermain alat musik taganing, Menteri Nadiem bertanya kepada Martahan tentang bunyi-bunyian yang ia dengar di acara festival.
“Bunyi-bunyian yang saya dengar di FMTI Toba tadi tidak pernah saya dengar sebelumnya. Sangat cantik dan kental kesakralannya, namun relevan dengan zaman,” katanya melalui siaran pers, Rabu (27/10/2021).
Martahan Sihotang merupakan penggiat budaya, bersama dengan adiknya Elvrida Sihotang, Martahan menggerakkan kegiatan-kegiatan kesenian seperti pelatihan tari Tor-Tor untuk anak-anak remaja, pembuatan kesenian kerajinan dari bambu untuk para ibu di desanya.
Baca juga: Potensi Raih Beasiswa hingga Peluang Karier, Ini Manfaat Mempelajari Bahasa Mandarin
Ikut terharu, Menteri Nadiem sekali lagi memuji penampilan para maestro dan pemuda pemudi di malam puncak FMTI Toba.
Sambil diajarkan Martahan cara bermain alat musik taganing, Menteri Nadiem bertanya kepada Martahan tentang bunyi-bunyian yang ia dengar di acara festival.
“Bunyi-bunyian yang saya dengar di FMTI Toba tadi tidak pernah saya dengar sebelumnya. Sangat cantik dan kental kesakralannya, namun relevan dengan zaman,” katanya melalui siaran pers, Rabu (27/10/2021).
Lihat Juga :