Bantu Desa Wisata, Tim Dosen ITS Kembangkan Virtual Tour
Sabtu, 06 November 2021 - 12:39 WIB
loading...
Tampilan Virtual Tour wisata Lembah Mbencirang. Foto/Dok/Humas ITS
A
A
A
JAKARTA - Dampak dari pandemi Covid-19 masih banyak mempengaruhi aktivitas masyarakat, salah satunya di sektor pariwisata. Beradaptasi dengan kondisi saat ini, tim Pengabdian kepada Masyarakat (Abmas) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang virtual tour untuk membantu promosi wisata kepada masyarakat luas.
Okta Putra Setio Ardianto menjelaskan, wisata Lembah Mbencirang yang terletak di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto menjadi objek wisata yang dipilih dalam proyek Abmas kali ini. Sebagai salah satu wisata berbasis desa, wisata Lembah Mbencirang dibangun dan diupayakan atas swadaya masyarakat sekitar.
Baca juga: Lewat Animasi, Mahasiswa ITS Angkat Kekayaan Rempah Nusantara
Hal tersebut yang akhirnya melatarbelakangi pembuatan virtual tour karena dinilai akan sangat membantu dan memberikan dampak baik kepada pihak pengelola. “Dengan virtual tour, masyarakat akan sadar bahwa wisata yang dikelola desa juga mampu bersaing dengan wisata lain yang dikembangkan oleh swasta,” katanya melalui siaran pers, Jumat (5/11/2021).
Sebagai informasi, pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kerja sama Okta dengan tiga dosen Departemen Desain Interior dan dua dosen Departemen Studi Pembangunan ITS. Mereka adalah Caesario Ari Budianto, Thomas Ari Kristianto, Anggra Ayu Rucitra, Dr Arfan Fahmi dan Deti Rahmawati.
Disebutkan Okta, program ini juga melibatkan enam mahasiswa Departemen Desain Interior angkatan 2018. Okta yang juga dosen Departemen Desain Interior ini menjelaskan bahwa inovasi virtual tour yang digarap timnya ini menggunakan teknologi foto 360 derajat.
Okta Putra Setio Ardianto menjelaskan, wisata Lembah Mbencirang yang terletak di Desa Kebontunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto menjadi objek wisata yang dipilih dalam proyek Abmas kali ini. Sebagai salah satu wisata berbasis desa, wisata Lembah Mbencirang dibangun dan diupayakan atas swadaya masyarakat sekitar.
Baca juga: Lewat Animasi, Mahasiswa ITS Angkat Kekayaan Rempah Nusantara
Hal tersebut yang akhirnya melatarbelakangi pembuatan virtual tour karena dinilai akan sangat membantu dan memberikan dampak baik kepada pihak pengelola. “Dengan virtual tour, masyarakat akan sadar bahwa wisata yang dikelola desa juga mampu bersaing dengan wisata lain yang dikembangkan oleh swasta,” katanya melalui siaran pers, Jumat (5/11/2021).
Sebagai informasi, pengabdian masyarakat ini merupakan bentuk kerja sama Okta dengan tiga dosen Departemen Desain Interior dan dua dosen Departemen Studi Pembangunan ITS. Mereka adalah Caesario Ari Budianto, Thomas Ari Kristianto, Anggra Ayu Rucitra, Dr Arfan Fahmi dan Deti Rahmawati.
Disebutkan Okta, program ini juga melibatkan enam mahasiswa Departemen Desain Interior angkatan 2018. Okta yang juga dosen Departemen Desain Interior ini menjelaskan bahwa inovasi virtual tour yang digarap timnya ini menggunakan teknologi foto 360 derajat.
Lihat Juga :