Inovasi Pengolahan Limbah Migas Mahasiswa UP Juara di Ajang SPE Asia Pasifik
Senin, 15 November 2021 - 10:01 WIB
loading...
Kampus Universitas Pertamina. Foto/Dok/Humas UP
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Program Studi Teknik Perminyakan Universitas Pertamina Athallah Naufal menemukan cara efektif mengolah limbah oil sludge. Oil sludge merupakan limbah lumpur minyak bumi yang terjadi dalam proses pengolahan, penyaluran, dan penampungan minyak bumi yang jumlahnya mencapai 51 ribu meter kubik tiap tahun.
“Untuk melarutkan oil sludge, dibutuhkan surfaktan. Inovasi yang saya usung adalah pembuatan biosurfaktan dari limbah minyak jelantah. Selain lebih ramah lingkungan karena menggunakan bahan nabati, biosurfaktan ini juga berpotensi menjadi alternatif mengurangi limbah minyak jelantah,” ungkap Athallah dalam dalam keterangan pers, Senin (15/11/2021).
Baca juga: UI Universitas Terbaik di Indonesia versi US News Best Global Universities 2022
Inovasi pengolahan limbah karya Athallah, mencuri perhatian juri dan berhasil membuatnya menyabet juara pertama di ajang bergengsi Society of Petroleum Engineers (SPE) Asia Pacific Regional Student Paper Contest. Alhasil, Athallah akan mewakili Regional Asia-Pasifik untuk bertanding pada Konferensi Internasional SPE di Houston, Oktober 2022 mendatang.
Ide pengolahan limbah oil sludge, menurut Athallah, didapatkannya dari hasil pengamatan di beberapa perusahaan migas. “Pengolahan limbah oil sludge kebanyakan dilakukan dengan bantuan pihak ketiga. Jadi, perusahaan harus menampung limbah di daerah pengeboran sampai mencapai volume tertentu, baru bisa diserahkan ke pengolah limbah," ujar Athallah.
“Untuk melarutkan oil sludge, dibutuhkan surfaktan. Inovasi yang saya usung adalah pembuatan biosurfaktan dari limbah minyak jelantah. Selain lebih ramah lingkungan karena menggunakan bahan nabati, biosurfaktan ini juga berpotensi menjadi alternatif mengurangi limbah minyak jelantah,” ungkap Athallah dalam dalam keterangan pers, Senin (15/11/2021).
Baca juga: UI Universitas Terbaik di Indonesia versi US News Best Global Universities 2022
Inovasi pengolahan limbah karya Athallah, mencuri perhatian juri dan berhasil membuatnya menyabet juara pertama di ajang bergengsi Society of Petroleum Engineers (SPE) Asia Pacific Regional Student Paper Contest. Alhasil, Athallah akan mewakili Regional Asia-Pasifik untuk bertanding pada Konferensi Internasional SPE di Houston, Oktober 2022 mendatang.
Ide pengolahan limbah oil sludge, menurut Athallah, didapatkannya dari hasil pengamatan di beberapa perusahaan migas. “Pengolahan limbah oil sludge kebanyakan dilakukan dengan bantuan pihak ketiga. Jadi, perusahaan harus menampung limbah di daerah pengeboran sampai mencapai volume tertentu, baru bisa diserahkan ke pengolah limbah," ujar Athallah.
Lihat Juga :