3.000 Siswa SMA di Jawa Barat Ikuti Olimpiade Siswa Cerdas
Rabu, 17 November 2021 - 10:19 WIB
loading...
Sebanyak 3.000 siswa SMA/SMK/MA di Jabar mengikuti Olimpiade Siswa Cerdas (OSC).Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 3.000 siswa SMA/SMK/MA dari 353 sekolah di Jawa Barat mengikuti kompetisi Olimpiade Siswa Cerdas (OSC) yang digelar pada 10 hingga 15 November 2021 lalu. Olimpiade yang digelar secara daring menghasilkan tiga pemenang.
Ketiganya adalah Jefta Kenna Shalom Tarigan dari SMAN 3 Bekasi (Juara 1), Christopher Raynard dari SMAS Regina Pacis (Juara 2), dan Alandra Salvira Lim dari SMA Kristen Penabur Cirebon yang meraih juara tiga. Masing masing pemenang mendapatkan hadiah emas, uang tunai, piala, dan sertifikat.
Baca juga: Bapak ibu, Ini 8 Ciri-ciri Anak yang Punya IQ Tinggi
Menurut Officer Senior Manager Business Goverment Enterprise Service (OSM BGES) PT Telkom Regional 3 Jabar Ricka Febriliantina, selaku panitia pihaknya mengapresiasi antusiasme peserta yang ikut mempetisi ini. Bahkan, jumlah peserta yang ikut mencapai 3.000 orang. "Mereka adalah pahlawan kebanggaan dari sekolahnya masing-masing," kata Ricka.
Olimpiade digelar pembelajaran digital Pijar Sekolah, bekerjasama dengan Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dan Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Menurut dia, olimpiade diadakan untuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam beberapa mata pelajaran seperti PPKN, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Sejarah.
Baca juga: Cerita Naira, Pelajar yang Wakili Indonesia di Program Future Doctor Harvard
Ketiganya adalah Jefta Kenna Shalom Tarigan dari SMAN 3 Bekasi (Juara 1), Christopher Raynard dari SMAS Regina Pacis (Juara 2), dan Alandra Salvira Lim dari SMA Kristen Penabur Cirebon yang meraih juara tiga. Masing masing pemenang mendapatkan hadiah emas, uang tunai, piala, dan sertifikat.
Baca juga: Bapak ibu, Ini 8 Ciri-ciri Anak yang Punya IQ Tinggi
Menurut Officer Senior Manager Business Goverment Enterprise Service (OSM BGES) PT Telkom Regional 3 Jabar Ricka Febriliantina, selaku panitia pihaknya mengapresiasi antusiasme peserta yang ikut mempetisi ini. Bahkan, jumlah peserta yang ikut mencapai 3.000 orang. "Mereka adalah pahlawan kebanggaan dari sekolahnya masing-masing," kata Ricka.
Olimpiade digelar pembelajaran digital Pijar Sekolah, bekerjasama dengan Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI) dan Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Menurut dia, olimpiade diadakan untuk mengukur tingkat kemampuan siswa dalam beberapa mata pelajaran seperti PPKN, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Sejarah.
Baca juga: Cerita Naira, Pelajar yang Wakili Indonesia di Program Future Doctor Harvard
Lihat Juga :