Haalin Mawaddah, Lulusan S2 UNS Asal Kebumen Peraih IPK 3,85
Rabu, 24 November 2021 - 11:50 WIB
loading...
A
A
A
Perempuan Asli Kebumen ini juga menjelaskan bahwa pilihan mengambil Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia merupakan keinginan pribadinya. Sebab, sejak menempuh kuliah tingkat strata 1, dirinya sangat menyukai dunia tulis menulis. Bahkan, saat kuliah S1 di Universitas Ahmad Dahlan (UAD), dirinya juga mengambil Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
"Ini keinginan sendiri, tidak ada paksaan sama sekali dari orang tua. Saat kuliah S1, saya sudah ngambil jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Kemudian, saat pascasarjana di UNS mengambil jurusan pendidikan bahasa Indonesia. Agar linear, kalau ingin jadi pendidik kan harus linear jadi lebih gampang. Selain itu saya juga suka dunia tulis menulis," jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, dirinya mengaku ingin menata karier dulu dengan terjun dan berkarya di dunia tulis menulis. Mengingat, saat kuliah S1 dan S2, sudah banyak dibekali cara menyusun tulisan seperti novel, sastra, artikel, jurnal, antologi puisi, naskah drama, dan banyak lagi. Harapannya, dia bisa secepatnya bergabung dan mengaktualisasikan skill-nya di bidang penulisan.
"Saat ini yang terpenting bisa menata karier dan ilmu saya bermanfaat, sambil mengaktualisasikan kemampuannya di dunia tulis menulis. Kalau saya punya skill menulis, minimal bisa kerja di dunia menulis. Termasuk kalau ada kesempatan ingin jadi wartawan yang handal," harapnya.
"Ini keinginan sendiri, tidak ada paksaan sama sekali dari orang tua. Saat kuliah S1, saya sudah ngambil jurusan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Kemudian, saat pascasarjana di UNS mengambil jurusan pendidikan bahasa Indonesia. Agar linear, kalau ingin jadi pendidik kan harus linear jadi lebih gampang. Selain itu saya juga suka dunia tulis menulis," jelasnya.
Saat ini, lanjut dia, dirinya mengaku ingin menata karier dulu dengan terjun dan berkarya di dunia tulis menulis. Mengingat, saat kuliah S1 dan S2, sudah banyak dibekali cara menyusun tulisan seperti novel, sastra, artikel, jurnal, antologi puisi, naskah drama, dan banyak lagi. Harapannya, dia bisa secepatnya bergabung dan mengaktualisasikan skill-nya di bidang penulisan.
"Saat ini yang terpenting bisa menata karier dan ilmu saya bermanfaat, sambil mengaktualisasikan kemampuannya di dunia tulis menulis. Kalau saya punya skill menulis, minimal bisa kerja di dunia menulis. Termasuk kalau ada kesempatan ingin jadi wartawan yang handal," harapnya.
(mpw)
Lihat Juga :