Kemendikbudristek-Google Ajak Mahasiswa Jadi Talenta Digital di Bangkit 2022
Senin, 06 Desember 2021 - 22:25 WIB
loading...
Program Bangkit 2022. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi ( Kemendikbudristek ) berkolaborasi dengan Google berkomitmen menghadirkan kembali Program Bangkit pada 2022 mendatang. Program ini terbuka untuk seluruh mahasiswa S1 maupun D4.
Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam mengapresiasi upaya Google yang didukung GoTo, Traveloka, dan Deeptech ini guna mencetak talenta-talenta digital yang siap menghadapi tantangan masa depan, berinovasi, dan meniti karier berbasis teknologi.
Baca juga: Cerita Wisudawan Terbaik Vokasi Unair, Ubah Stigma Negatif Jadi Motivasi
“Bangkit 2022 akan menjadi sarana untuk mencetak talenta-talenta digital Indonesia yang mampu memahami, menguasai, dan memanfaatkan teknologi. Tidak hanya sekedar menjadi pengguna, namun Indonesia pun mampu berperan aktif dalam menciptakan teknologi itu sendiri," katanya pada taklimat media daring, Senin (6/12/2021).
Dia mengatakan, melalui Bangkit 2022 mahasiswa akan diajak untuk mendalami Machine Learning, Mobile Development, dan Cloud Computing. Kemampuan berbasis teknologi ini, katanya, sangat diperlukan di masa depan. Ini selaras dengan program pemerintah mewujudkan 15 juta talenta digital pada 2035.
Nizam melihat adanya potensi pada project berkelanjutan yang dilakukan oleh Bangkit bersama Google menjadi sebuah aplikasi yang dapat dikembangkan kembali.
Dirjen Diktiristek Kemendikbudristek Nizam mengapresiasi upaya Google yang didukung GoTo, Traveloka, dan Deeptech ini guna mencetak talenta-talenta digital yang siap menghadapi tantangan masa depan, berinovasi, dan meniti karier berbasis teknologi.
Baca juga: Cerita Wisudawan Terbaik Vokasi Unair, Ubah Stigma Negatif Jadi Motivasi
“Bangkit 2022 akan menjadi sarana untuk mencetak talenta-talenta digital Indonesia yang mampu memahami, menguasai, dan memanfaatkan teknologi. Tidak hanya sekedar menjadi pengguna, namun Indonesia pun mampu berperan aktif dalam menciptakan teknologi itu sendiri," katanya pada taklimat media daring, Senin (6/12/2021).
Dia mengatakan, melalui Bangkit 2022 mahasiswa akan diajak untuk mendalami Machine Learning, Mobile Development, dan Cloud Computing. Kemampuan berbasis teknologi ini, katanya, sangat diperlukan di masa depan. Ini selaras dengan program pemerintah mewujudkan 15 juta talenta digital pada 2035.
Nizam melihat adanya potensi pada project berkelanjutan yang dilakukan oleh Bangkit bersama Google menjadi sebuah aplikasi yang dapat dikembangkan kembali.
Lihat Juga :