Kemendikbudristek-Google Ajak Mahasiswa Jadi Talenta Digital di Bangkit 2022
Senin, 06 Desember 2021 - 22:25 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Orange Tulip Scholarship untuk Studi ke Belanda Telah Dibuka, 19 Universitas Menanti
Lebih lanjut Nizam mengatakan, ada sekitar 500 project yang dihasilkan oleh mahasiswa. Kemudian dari 500 aplikasi tersebut diseleksi 15 terbaik dan 15 terbaik tersebut kemudian mendapatkan pendanaan kolaborasi antara Google dengan Kedaireka.
Pada kesempatan yang sama, Head of Brand Marketing Google Muriel Makarim menguraikan, Bangkit merupakan program kesiapan karier yang didesain sejak 2019 oleh Google dan didukung sepenuhnya oleh GoTo dan Traveloka sebagai founding partner. Program ini menjawab kesenjangan talenta di perusahaan teknologi di Indonesia.
Bangkit didesain untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan, baik dari aspek teknologi maupun soft skills, guna menunjang karier dan menciptakan inovasi di perusahaan teknologi kelas dunia dan perusahaan rintisan Indonesia.
Lebih lanjut Muriel Makarim memaparkan visi Bangkit adalah mengembangkan ekosistem teknologi Indonesia dan mendukung langkah Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
Dalam pelaksanaannya, Bangkit memiliki tiga 3 prinsip utama. Pertama, Industry-led yang berarti inisiatif pelaksanaannya dipimpin oleh industri. Kedua, interdisipliner yang menegaskan bidang ilmu yang dipelajari bersifat lintas disiplin, yaitu teknologi, keterampilan non teknis, dan kemampuan berbahasa Inggris. Ketiga, immersive, yakni kombinasi dari berbagai macam metode pembelajaran daring.
Lebih lanjut Nizam mengatakan, ada sekitar 500 project yang dihasilkan oleh mahasiswa. Kemudian dari 500 aplikasi tersebut diseleksi 15 terbaik dan 15 terbaik tersebut kemudian mendapatkan pendanaan kolaborasi antara Google dengan Kedaireka.
Pada kesempatan yang sama, Head of Brand Marketing Google Muriel Makarim menguraikan, Bangkit merupakan program kesiapan karier yang didesain sejak 2019 oleh Google dan didukung sepenuhnya oleh GoTo dan Traveloka sebagai founding partner. Program ini menjawab kesenjangan talenta di perusahaan teknologi di Indonesia.
Bangkit didesain untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan, baik dari aspek teknologi maupun soft skills, guna menunjang karier dan menciptakan inovasi di perusahaan teknologi kelas dunia dan perusahaan rintisan Indonesia.
Lebih lanjut Muriel Makarim memaparkan visi Bangkit adalah mengembangkan ekosistem teknologi Indonesia dan mendukung langkah Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.
Dalam pelaksanaannya, Bangkit memiliki tiga 3 prinsip utama. Pertama, Industry-led yang berarti inisiatif pelaksanaannya dipimpin oleh industri. Kedua, interdisipliner yang menegaskan bidang ilmu yang dipelajari bersifat lintas disiplin, yaitu teknologi, keterampilan non teknis, dan kemampuan berbahasa Inggris. Ketiga, immersive, yakni kombinasi dari berbagai macam metode pembelajaran daring.
Lihat Juga :