Kurangi Sampah, Tim ITS Rancang Mesin Balistik Pencacah Sampah
Rabu, 08 Desember 2021 - 01:55 WIB
loading...
Tim KKN Abmas ITS. Foto/Dok ITS
A
A
A
JAKARTA - ITS melalui Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat ( KKN Abmas ) menciptakan mesin balistik pencacah sampah. Alat ini untuk mengurangi timbunan sampah di masyarakat.
Ketua Tim Abmas ITS Liza Rusdiyana menyebutkan, kegiatan KKN Abmas kali ini ditujukan bagi masyarakat di di Desa Bangsal, Mojokerto. Menurutnya, selama ini Desa Bangsal banyak menerima sampah organik yang berasal dari desanya sendiri maupun dari desa tetangga.
Baca juga: 5 Anak ber-IQ 146 Jadi Mahasiswa Termuda di Kampus Terbaik Dunia
Sampah tersebut hanya menjadi tumpukan dan tidak termanfaatkan. Padahal, sampah akan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berguna bila diolah dengan benar. “Khususnya jika sampah organik ini dimanfaatkan untuk bidang budidaya pertanian dan bercocok tanam,” katanya melalui siaran pers, Selasa (7/12/2021).
Menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bangsal, Mojokerto, Tim Abmas ITS ini menggagas alat untuk mengolah sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali dan mengurangi jumlah timbunan sampah. Alat ini merupakan solusi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin balistik pencacah sampah.
Cara penggunaan TTG ini sangat mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan sampahnya ke dalam alat kemudian sampah akan didorong masuk dengan screw yang ter-install pada mesin. Selanjutnya, sampah akan diperas sehingga kandungan airnya bisa dipisahkan.
Ketua Tim Abmas ITS Liza Rusdiyana menyebutkan, kegiatan KKN Abmas kali ini ditujukan bagi masyarakat di di Desa Bangsal, Mojokerto. Menurutnya, selama ini Desa Bangsal banyak menerima sampah organik yang berasal dari desanya sendiri maupun dari desa tetangga.
Baca juga: 5 Anak ber-IQ 146 Jadi Mahasiswa Termuda di Kampus Terbaik Dunia
Sampah tersebut hanya menjadi tumpukan dan tidak termanfaatkan. Padahal, sampah akan menjadi sesuatu yang bermanfaat dan berguna bila diolah dengan benar. “Khususnya jika sampah organik ini dimanfaatkan untuk bidang budidaya pertanian dan bercocok tanam,” katanya melalui siaran pers, Selasa (7/12/2021).
Menggandeng Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Bangsal, Mojokerto, Tim Abmas ITS ini menggagas alat untuk mengolah sampah organik agar dapat dimanfaatkan kembali dan mengurangi jumlah timbunan sampah. Alat ini merupakan solusi Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa mesin balistik pencacah sampah.
Cara penggunaan TTG ini sangat mudah. Pengguna hanya perlu memasukkan sampahnya ke dalam alat kemudian sampah akan didorong masuk dengan screw yang ter-install pada mesin. Selanjutnya, sampah akan diperas sehingga kandungan airnya bisa dipisahkan.
Lihat Juga :