Rektor Untar: Jika Ingin Maju, Perguruan Tinggi Harus Mulai Membuka Diri
Jum'at, 10 Desember 2021 - 17:28 WIB
loading...
Rektor Untar Agustinus Purna Irawan mengatakan, salah satu kunci kemajuan perguruan tinggi adalah membuka diri. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Rektor Universitas Tarumanagara (Untar) Agustinus Purna Irawan mengatakan, salah satu kunci kemajuan perguruan tinggi (PT) adalah membuka diri.
Menurut Agustinus, dengan membuka diri ke dunia luas, maka PT akan lebih bisa berkontribusi dalam membangun negara dan masyarakat. PT memiliki banyak potensi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Namun, semua potensi dan kompetensi yang dimiliki sebuah PT akan lenyap begitu saja jika tidak dikenal publik.
“Hasil karya dosen dan mahasiswa harus bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Agustinus saat membuka acara Media Gathering Untar dengan tema “Humas Bersinergi, PTS Bereputasi” di Kampus Untar, Jakarta, dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Jumat (10/12/2021).
Baca juga: 600 Mahasiswa Ikut Pertukaran Mahasiswa Nasional di Untar
Agustinus mengatakan, untuk bisa dikenal secara luas maka PT perlu bersinergi dengan media massa. Tanpa media maka akan sangat kesulitan bagi PT untuk mengenalkan hasil karyanya, baik itu jurnal, karya ilmiah, ataupun pemikiran akademik lain. “Sehingga, masyarakat pun tidak akan menerima manfaat atas keberadaan sebuah PT,” tandasnya.
Menurut Agustinus, dengan membuka diri ke dunia luas, maka PT akan lebih bisa berkontribusi dalam membangun negara dan masyarakat. PT memiliki banyak potensi yang bisa bermanfaat untuk masyarakat. Namun, semua potensi dan kompetensi yang dimiliki sebuah PT akan lenyap begitu saja jika tidak dikenal publik.
“Hasil karya dosen dan mahasiswa harus bisa lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tandas Agustinus saat membuka acara Media Gathering Untar dengan tema “Humas Bersinergi, PTS Bereputasi” di Kampus Untar, Jakarta, dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Jumat (10/12/2021).
Baca juga: 600 Mahasiswa Ikut Pertukaran Mahasiswa Nasional di Untar
Agustinus mengatakan, untuk bisa dikenal secara luas maka PT perlu bersinergi dengan media massa. Tanpa media maka akan sangat kesulitan bagi PT untuk mengenalkan hasil karyanya, baik itu jurnal, karya ilmiah, ataupun pemikiran akademik lain. “Sehingga, masyarakat pun tidak akan menerima manfaat atas keberadaan sebuah PT,” tandasnya.
Lihat Juga :