Unair Kembangkan Aplikasi Kampus Merdeka untuk Mahasiswa dan Mitra
Selasa, 14 Desember 2021 - 05:27 WIB
loading...
Universitas Airlangga (Unair). Foto/Dok/Humas Unair
A
A
A
JAKARTA - Universitas Airlangga (Unair) mengembangkan aplikasi Kampus Merdeka untuk membantu mahasiswa dan mitra dalam menjalankan program dari Kemendikbudristek tersebut. Berbagai fitur disematkan pada aplikasi yang sudah bisa diunduh bagi pengguna android ini.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto Dea mengatakan, aplikasi Kampus Merdeka saling terintegrasi dengan sistem sehingga tidak ada lagi perdebatan konversi SKS mahasiswa.
Baca juga: 4 Jurusan Teknik dengan Gaji Fantastis Capai Rp919 Juta per Tahun
“Mengenai pengakuan bagaimana KHS dan KRS-nya, nanti mitra industri dan perguruan tinggi yang akan mentransfer sistem kreditnya, serta bisa memonitor perkembangan mahasiswa secara real time melalui logbook,” katanya melansir laman resmi Unair, Selasa (14/12/2021).
Dengan begitu, kata Prof Bambang, fakultas tidak perlu bingung melaporkan jumlah mahasiswa MBKM secara manual. Hadirnya aplikasi ini turut mendukung tagline #unairsatudata. Termasuk nilai dan data mahasiswa juga tersinkron dengan HEBAT E-learning.
Direktorat Sistem Informasi dan Digitalisasi (DSID) Unair Rachman Sinatriya Marjianto menambahkan beberapa keunggulan aplikasi. “Selama ini, pengakuan nilai kreditnya ada di belakang sertifikat. Nah, kalau sekarang masuk ke system. Kita recognize ke masing-masing mitra dan perguruan tinggi,” ucapnya.
Baca juga: Deretan Menteri di Kabinet Jokowi yang Kuliah di Amerika
Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Unair Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto Dea mengatakan, aplikasi Kampus Merdeka saling terintegrasi dengan sistem sehingga tidak ada lagi perdebatan konversi SKS mahasiswa.
Baca juga: 4 Jurusan Teknik dengan Gaji Fantastis Capai Rp919 Juta per Tahun
“Mengenai pengakuan bagaimana KHS dan KRS-nya, nanti mitra industri dan perguruan tinggi yang akan mentransfer sistem kreditnya, serta bisa memonitor perkembangan mahasiswa secara real time melalui logbook,” katanya melansir laman resmi Unair, Selasa (14/12/2021).
Dengan begitu, kata Prof Bambang, fakultas tidak perlu bingung melaporkan jumlah mahasiswa MBKM secara manual. Hadirnya aplikasi ini turut mendukung tagline #unairsatudata. Termasuk nilai dan data mahasiswa juga tersinkron dengan HEBAT E-learning.
Direktorat Sistem Informasi dan Digitalisasi (DSID) Unair Rachman Sinatriya Marjianto menambahkan beberapa keunggulan aplikasi. “Selama ini, pengakuan nilai kreditnya ada di belakang sertifikat. Nah, kalau sekarang masuk ke system. Kita recognize ke masing-masing mitra dan perguruan tinggi,” ucapnya.
Baca juga: Deretan Menteri di Kabinet Jokowi yang Kuliah di Amerika
Lihat Juga :