Peneliti IPB Kembangkan Inventpro untuk Test PCR Cepat dan Murah
Rabu, 22 Desember 2021 - 23:16 WIB
loading...
Sejumlah peneliti IPB University berhasil mengembangkan enzim Reverse Transcriptase (RT) inventpro® untuk keperluan molekuler. Foto/Dok/Humas IPB
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah peneliti IPB University berhasil mengembangkan enzim Reverse Transcriptase (RT) inventpro® untuk keperluan molekuler. Para peneliti IPB University tersebut terdiri dari Dr Joko Pamungkas, dosen IPB University dari Fakultas Kedokteran Hewan, Dr Uus Saepuloh dan Dr Diah Iskandriati.
Keduanya merupakan peneliti di Pusat Studi Satwa Primata - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PSSP-LPPM) IPB University, menggandeng mitra bisnis PT Biomedical Technology Indonesia (PT BMTI).
Baca juga: 4 Sekolah Kedinasan Paling Diburu, Bergaji Tinggi dan Otomatis CPNS
Dr Joko Pamungkas menjelaskan, enzim RT inventpro®️ merupakan produk yang bermanfaat untuk menyintesis untai deoxyribonucleic acid (DNA) dari Ribonucleic acid (RNA).
Dalam teknologi bio-molekuler, proses ini sangat penting aplikasinya dalam berbagai teknik, salah satunya adalah teknik polymerase chain reaction (PCR) yang prinsipnya memanfaatkan proses penggandaan jumlah DNA sehingga diperoleh jumlah cukup yang bisa dideteksi.
Teknik PCR ini tidak bisa menggandakan RNA, sehingga diperlukan enzim RT untuk mengubahnya menjadi DNA. Produk enzim ini dihasilkan dari bahan gen sintetik dengan modifikasi pada beberapa asam aminonya dan diproduksi menggunakan sistem ekspresi Escherichia coli.
Baca juga: Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Sastra Jepang, Banyak Diminati Perusahaan
Keduanya merupakan peneliti di Pusat Studi Satwa Primata - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (PSSP-LPPM) IPB University, menggandeng mitra bisnis PT Biomedical Technology Indonesia (PT BMTI).
Baca juga: 4 Sekolah Kedinasan Paling Diburu, Bergaji Tinggi dan Otomatis CPNS
Dr Joko Pamungkas menjelaskan, enzim RT inventpro®️ merupakan produk yang bermanfaat untuk menyintesis untai deoxyribonucleic acid (DNA) dari Ribonucleic acid (RNA).
Dalam teknologi bio-molekuler, proses ini sangat penting aplikasinya dalam berbagai teknik, salah satunya adalah teknik polymerase chain reaction (PCR) yang prinsipnya memanfaatkan proses penggandaan jumlah DNA sehingga diperoleh jumlah cukup yang bisa dideteksi.
Teknik PCR ini tidak bisa menggandakan RNA, sehingga diperlukan enzim RT untuk mengubahnya menjadi DNA. Produk enzim ini dihasilkan dari bahan gen sintetik dengan modifikasi pada beberapa asam aminonya dan diproduksi menggunakan sistem ekspresi Escherichia coli.
Baca juga: Prospek Kerja dan Gaji Lulusan Sastra Jepang, Banyak Diminati Perusahaan
Lihat Juga :