3 Jurusan yang Hanya Ada di IPB University

Kamis, 23 Desember 2021 - 12:15 WIB
loading...
3 Jurusan yang Hanya...
IPB University. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - IPB University memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Menjadi salah satu kampus terbaik di Indonesia IPB University pun memiliki beragam program studi yang bisa menjadi pilihan mahasiswa baru.

IPB didirikan pada 1 September 1963 dan sampai saat ini memiliki 15 rektor. Saat ini kampus yang berpusat di Kota Hujan Bogor ini dipimpin oleh Prof Arif Satria.

Baca juga: Rektor UI Kembali Lantik 4 Dekan, Lokomotif Menuju Transformasi UI

IPB University pada tahun ini pun masuk dalam jajaran kampus terbaik di Indonesia berdasarkan US News Best Global Universities 2022.

Maka tidak heran, bagi sejumlah calon mahasiswa baru dari penjuru negeri pasti mengincar sejumlah program studi di kampus ini. Baik itu di fakultas pertanian, fakultas kedokteran hingga ekonomi dan manajemen.

Dari banyaknya jurusan yang ada di IPB, tahukah kamu bahwa ada 3 jurusan yang hanya ada di IPB dan tidak dimiliki kampus lain?

Baca juga: Cak Lontong, Alumni ITS yang Sukses Menjadi Komedian

Berdasarkan informasi dari Biro Komunikasi IPB University, ada 3 jurusan kuliah yang hanya ada di IPB University. Yakni:

1. Statistika dan Sains Data

2. Ilmu Keluarga dan Konsumen

3. Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

Mari kita telisik lebih lanjut ketiga jurusan tersebut.

1. Statistika dan Sains Data
Mengutip laman fmipa.ipb.ac.id, merespon kebutuhan masyarakat akan pentingnya sains data untuk berbagai kepentingan, mulai Tahun Akademik 2020/2021, IPB University membuka peminatan sains data pada program studi Statistika dan Sains Data untuk program Sarjana, Magister dan Doktor.

Dibukanya prodi ini di IPB University mengikuti jejak berbagai perguruan tinggi dunia seperti Stanford, University of Houston, Yale, Monash dan Eidenburgh yang telah memiliki program studi Statistika dan Data Science.

Kompetensi utama yang diharapkan dari lulusan S1 Statistika dan Sains Data ini ialah membentuk tenaga ahli statistika yang mampu merumuskan masalah, mampu menganalisis data, mampu menyajikan hasil analisis, menguasai prinsip dasar statistika.

Selain itu juga mampu berkomunikasi dengan praktisi bidang terapan, serta mampu menerapkan ilmu statistik dalam pengumpulan, pembangkitan, pengolahan, penyajian, dan analisis data untuk penarikan kesimpulan secara sah.

2. Ilmu Keluarga dan Konsumen
Melansir laman ikk.fema.ipb.ac.id, prodi Ilmu Keluarga dan Konsumen berada di bawah Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen, Fakultas Ekologi Manusia. Departemen ini terdiri dari jenjang S1 Ilmu Keluarga dan Konsumen, S2 Ilmu Keluarga dan Perkembangan Anak dan S3 Ilmu Keluarga.

Kompetensi lulusan untuk jenjang S1 yakni:
1. Mampu mengaplikasikan teori-teori keluarga, perkembangan anak, konsumen dan ekonomi keluarga dengan memanfaatkan IPTEKS untuk meningkatkan ketahanan keluarga, kualitas anak dan ketangguhan konsumen

2. Menguasai teori-teori keluarga, perkembangan anak, konsumen dan ekonomi keluarga

3. Mampu mengelola upaya peningkatan ketahanan keluarga, kualitas anak dan ketangguhan konsumen secara mandiri dan berkelompok dengan penuh tanggung jawab.

3. Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
Prodi ini berada di bawah Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM). Tertulis pada laman skpm.ipb.ac.id, Departemen SKPM IPB termasuk dalam program studi sarjana dengan peminat terbanyak di IPB, yakni menduduki peringkat kelima. Departemen SKPM IPB juga sudah terakreditasi A dari BAN PT serta terakreditasi internasional dari AUN QA.

Para lulusannya diharapkan memiliki kompetensi utama dalam merancang dan menerapkan metode komunikasi pengembangan masyarakat untuk pemberdayaan masyarakat, dan kompetensi pendukung dalam menerapkan ilmu komunikasi dan penyuluhan pembangunan.

Kemudian menerapkan ilmu kependudukan, agraria, dan ekologi pembangunan, dan mampu menerapkan ilmu sosiologi pedesaan dan pengembangan masyarakat sebagai ilmu sosial lintas batas dari sosiologi, antropologi, psikologi, kependudukan, dan ekologi manusia.

Selain itu juga bisa menghasilkan riset-riset komunikasi dan pengembangan masyarakat yang dapat diterapkan dan memberdayakan masyarakat secara sosial, ekonomi, dan politik.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Tembus Peringkat 616 Dunia di QS WUR 2027
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Universitas Padjadjaran...
Universitas Padjadjaran Masuk Peringkat 496 Dunia dalam QS WUR 2027
Mitos atau Fakta Golongan...
Mitos atau Fakta Golongan Darah O Rentan Kolesterol Tinggi? Ini Penjelasan Pakar IPB
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Rekomendasi
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Dokter Tifa Masih Diinfus...
Dokter Tifa Masih Diinfus dan Roy Suryo Tidak Mau Makan Obat
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Berita Terkini
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan 3T: Dari Ruang Kelas Baru hingga Pembelajaran Digital
UNJ Gelar Pesta Rakyat...
UNJ Gelar Pesta Rakyat 2026, Perkuat Semangat Kampus Berdampak dan Bereputasi Global
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved