Jurnal Ilmiah CHRM2 Universitas Jember Terindeks Scopus Pertama di Asia Tenggara
Selasa, 28 Desember 2021 - 19:32 WIB
loading...
Al Khanif (kanan), Ketua CHRM2 sekaligus editor in chief jurnal JSEAHR bersama sejumlah pegiat CHRM2 Universitas Jember saat konferensi kelima CHRM2. Foto/Dok/Unej
A
A
A
JAKARTA - Kabar membanggakan kembali datang dari Kampus Tegalboto, yakni dari The Centre for Human Rights, Multiculturalism, and Migration (CHRM2) Universitas Jember .
Pusat kajian HAM, permasalahan multikultural dan migrasi ini berhasil mengantarkan jurnal ilmiahnya , The Journal of South East Asia Human Rights (JSEAHR) sebagai jurnal HAM pertama di Asia Tenggara yang terindeks Scopus.
Baca juga: Para Pakar UI Teliti Obat Herbal Alternatif Covid-19, Ini Hasilnya
Prestasi ini disampaikan oleh Al Khanif, Ketua CHRM2 sekaligus editor in chief jurnal JSEAHR di sela-sela kesibukannya di Kampus Tegalboto, Selasa (28/12/2021).
“Alhamdulillah, JSEAHR berhasil menjadi jurnal ilmiah HAM pertama di Asia Tenggara yang terindeks Scopus. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh kawan-kawan di CHRM2 dan tentu saja mendapatkan dukungan penuh rektorat Universitas Jember. Terima kasih juga untuk para fellows CHRM2 dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang telah membantu kami selama ini,” ucap syukur Al Khanif.
Sebagai informasi JSEAHR terbit pertama pada 2017, inisiatif penerbitan JSEAHR muncul untuk membuat ekosistem akademik berbasis isu-isu HAM di Universitas Jember.
Baca juga: Pintar dan Berbakat, Inilah Sederet Artis Lulusan Universitas Brawijaya
Pusat kajian HAM, permasalahan multikultural dan migrasi ini berhasil mengantarkan jurnal ilmiahnya , The Journal of South East Asia Human Rights (JSEAHR) sebagai jurnal HAM pertama di Asia Tenggara yang terindeks Scopus.
Baca juga: Para Pakar UI Teliti Obat Herbal Alternatif Covid-19, Ini Hasilnya
Prestasi ini disampaikan oleh Al Khanif, Ketua CHRM2 sekaligus editor in chief jurnal JSEAHR di sela-sela kesibukannya di Kampus Tegalboto, Selasa (28/12/2021).
“Alhamdulillah, JSEAHR berhasil menjadi jurnal ilmiah HAM pertama di Asia Tenggara yang terindeks Scopus. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh kawan-kawan di CHRM2 dan tentu saja mendapatkan dukungan penuh rektorat Universitas Jember. Terima kasih juga untuk para fellows CHRM2 dari berbagai lembaga dan perguruan tinggi baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang telah membantu kami selama ini,” ucap syukur Al Khanif.
Sebagai informasi JSEAHR terbit pertama pada 2017, inisiatif penerbitan JSEAHR muncul untuk membuat ekosistem akademik berbasis isu-isu HAM di Universitas Jember.
Baca juga: Pintar dan Berbakat, Inilah Sederet Artis Lulusan Universitas Brawijaya
Lihat Juga :