Sosok Daffa, Wisudawan Terbaik UMM yang Kuasai Sepuluh Bahasa
Kamis, 27 Januari 2022 - 10:42 WIB
loading...
Daffa Indra Arya Wardhana, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Foto/Dok/UMM
A
A
A
JAKARTA - Menjalani hal sesuai dengan passion selalu membuahkan hasil yang cemerlang. Itulah yang dialami Daffa Indra Arya Wardhana, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ).
Kecintaan terhadap bahasa asing menjadi semangat pantang menyerah dalam menempuh studi Pendidikan Bahasa Inggris hingga mengantarkannya meraih predikat lulusan terbaik pada wisuda (25/1) UMM.
Baca juga: Wajib Tahu, Ini 5 Tips Lolos Beasiswa LPDP
Menariknya, ia tak hanya menguasai bahasa Inggris, tetapi juga lima bahasa asing lainnya, yakni bahasa Jepang, Korea, Mandarin, Perancis, dan Jerman.
Tak hanya bahasa asing, Daffa juga menguasai beberapa bahasa daerah. Ia fasih menggunakan bahasa Jawa, Banjar, serta Sunda. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Daffa memang sudah tertarik belajar bahasa. Pasalnya, ia sangat gemar mengobrol, khususnya mendengarkan cerita orang.
“Saya memang senang mendengar orang bercerita. Terutama beragam aksen yang dimiliki oleh orang-orang. Dari cerita-cerita itu, saya bisa lebih memahami orang lain dan juga memaknai hidup,” ujar anak sulung tersebut.
Kecintaan terhadap bahasa asing menjadi semangat pantang menyerah dalam menempuh studi Pendidikan Bahasa Inggris hingga mengantarkannya meraih predikat lulusan terbaik pada wisuda (25/1) UMM.
Baca juga: Wajib Tahu, Ini 5 Tips Lolos Beasiswa LPDP
Menariknya, ia tak hanya menguasai bahasa Inggris, tetapi juga lima bahasa asing lainnya, yakni bahasa Jepang, Korea, Mandarin, Perancis, dan Jerman.
Tak hanya bahasa asing, Daffa juga menguasai beberapa bahasa daerah. Ia fasih menggunakan bahasa Jawa, Banjar, serta Sunda. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, Daffa memang sudah tertarik belajar bahasa. Pasalnya, ia sangat gemar mengobrol, khususnya mendengarkan cerita orang.
“Saya memang senang mendengar orang bercerita. Terutama beragam aksen yang dimiliki oleh orang-orang. Dari cerita-cerita itu, saya bisa lebih memahami orang lain dan juga memaknai hidup,” ujar anak sulung tersebut.
Lihat Juga :