Persoalan Stunting di Indonesia Bisa Diatasi dengan Edukasi Gizi dan Pendidikan
Minggu, 30 Januari 2022 - 15:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ini Kriteria Sekolah yang Harus Hentikan Pembelajaran Tatap Muka
Dia menjelaskan, Indonesia yang kaya akan pangan lokal itu sebenarnya bisa untuk mengatasi stunting. Oleh karena itu pihaknya pun melakukan analisis dan penelitian tentang kekurangan nutrisi yang bisa diisi oleh pangan lokal tersebut.
Oleh karena itu dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik ini dibekali juga edukasi mengenai manfaat dari pangan lokal tersebut. "Itu yang jadi program dari SEAMEO RECFON dalam memperkuat sector pendidikan untuk pengentasan stunting," katanya.
Menurutnya, sekitar 2.000 tenaga pendidik sudah mendapat pendidikan dari SEAMEO RECFON ini. Pembekalan kepada guru ini telah sampai kepada tenaga pendidik di daerah 3T sudah berjalan tiga tahun.
Mengingat banyak guru yang berada di daerah 3T maka sebelum pandemi pihaknya melakukan pendidikan dan pelatihan secara jarak jauh. "Pada 2022 kita lanjutkan pendampingan ke 14 kabupaten," imbuhnya.
SEAMEO RECFON pun rutin menggelar pertemuan berkala secara jarak jauh, katanya, untuk memberi kesempatan kepada sekolah yang sudah diberi pendampingan menceritakan kembali praktik baik ke sekolah lain agar edukasi gizi ini bisa dicontoh sekolah lain.
Dia menjelaskan, Indonesia yang kaya akan pangan lokal itu sebenarnya bisa untuk mengatasi stunting. Oleh karena itu pihaknya pun melakukan analisis dan penelitian tentang kekurangan nutrisi yang bisa diisi oleh pangan lokal tersebut.
Oleh karena itu dalam peningkatan kapasitas tenaga pendidik ini dibekali juga edukasi mengenai manfaat dari pangan lokal tersebut. "Itu yang jadi program dari SEAMEO RECFON dalam memperkuat sector pendidikan untuk pengentasan stunting," katanya.
Menurutnya, sekitar 2.000 tenaga pendidik sudah mendapat pendidikan dari SEAMEO RECFON ini. Pembekalan kepada guru ini telah sampai kepada tenaga pendidik di daerah 3T sudah berjalan tiga tahun.
Mengingat banyak guru yang berada di daerah 3T maka sebelum pandemi pihaknya melakukan pendidikan dan pelatihan secara jarak jauh. "Pada 2022 kita lanjutkan pendampingan ke 14 kabupaten," imbuhnya.
SEAMEO RECFON pun rutin menggelar pertemuan berkala secara jarak jauh, katanya, untuk memberi kesempatan kepada sekolah yang sudah diberi pendampingan menceritakan kembali praktik baik ke sekolah lain agar edukasi gizi ini bisa dicontoh sekolah lain.
Lihat Juga :