Di Depan Mahasiswa UB, KSAD Bagikan Tips Jadi Pemimpin Sukses
Kamis, 03 Februari 2022 - 14:20 WIB
loading...
Universitas Brawijaya (UB). Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat ( KSAD ) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menjadi pemateri dalam Kuliah Tamu Ketahanan Nasional yang digelar Universitas Brawijaya (UB). Dalam kesempatan ini KSAD memberikan tiga tips menjadi pemimpin sukses di hadapan seluruh mahasiswa UB.
Dalam kuliah tamu yang dihelat UB pada Rabu, (2/2/2022), tiga tips yang diberikan KSAD tersebut adalah lupakan masa lalu, lakukan yang terbaik hari ini dan memperjuangkan cita-cita dan harapan.
Baca juga: Bersanding Harvard dan Stanford, UGM Masuk 10 Besar Dunia Kampus Top di Instagram
“Adik adik mahasiswa ke depan adalah calon pimpinan-pimpinan yang nantinya akan menggantikan rektor dan dekan sehingga harus punya imajinasi, inovasi, serta visi dan misi. Harus punya cita-cita dan harapan yang harus diperjuangkan,” katanya melansir laman resmi UB di ub.ac.id, Kamis (3/2/2022).
Selain itu, dalam pemaparannya, Jenderal Dudung memberikan materi tentang konsep ketahanan sebuah negara. Menurutnya, pertahanan keamanan negara merupakan faktor hakiki. “Tanpa mampu mempertahankan diri terhadap ancaman, negara tidak dapat mempertahankan hidupnya,” kata Jenderal Dudung.
Dalam kuliah tamu yang dihelat UB pada Rabu, (2/2/2022), tiga tips yang diberikan KSAD tersebut adalah lupakan masa lalu, lakukan yang terbaik hari ini dan memperjuangkan cita-cita dan harapan.
Baca juga: Bersanding Harvard dan Stanford, UGM Masuk 10 Besar Dunia Kampus Top di Instagram
“Adik adik mahasiswa ke depan adalah calon pimpinan-pimpinan yang nantinya akan menggantikan rektor dan dekan sehingga harus punya imajinasi, inovasi, serta visi dan misi. Harus punya cita-cita dan harapan yang harus diperjuangkan,” katanya melansir laman resmi UB di ub.ac.id, Kamis (3/2/2022).
Selain itu, dalam pemaparannya, Jenderal Dudung memberikan materi tentang konsep ketahanan sebuah negara. Menurutnya, pertahanan keamanan negara merupakan faktor hakiki. “Tanpa mampu mempertahankan diri terhadap ancaman, negara tidak dapat mempertahankan hidupnya,” kata Jenderal Dudung.
Lihat Juga :