Madrasah Harus Menjadi Bagian Penting Penguatan Moderasi Beragama
Minggu, 06 Februari 2022 - 18:21 WIB
loading...
Acara Jejaring dan Diseminasi Humas Pendis, Kementerian Agama di MAN Salatiga, Sabtu (5/2). Foto/Ditjen Pendis
A
A
A
SALATIGA - Para guru di madrasah diminta menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan moderasi beragama. Selain itu, mendukung penuh pencanangan 'Tahun Toleransi 2022'.
Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo mengungkapkan, pemerintah pada tahun ini akan mencanangkan Tahun Toleransi 2022. Adapun, Kemenag menjadi pelaksana atas program besar tersebut.
Baca juga: Menag: Daerah PPKM Level 2 Dapat Gelar PTM dengan 50% Siswa
"Tahun ini akan dicanangkan sebagai Tahun Toleransi. Ini membutuhkan partisipasi aktif, supporting dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag. Madrasah harus jadi salah satu bagian penting mendukung Tahun Toleransi. Madrasah, termasuk para gurunya juga harus menjadi aktor dalam penguatan moderasi agama pada anak didik," katanya saat menjadi Narasumber dalam acara Jejaring dan Diseminasi Humas Pendis, Kementerian Agama di MAN Salatiga, Sabtu (5/2/2022).
Dalam acara yang diikuti para Kepala Madrasah dan Humas se-Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang itu, Wibowo meminta para guru madrasah agar menyampaikan ke anak didik tentang pemahaman Islam yang moderat, bersikap toleran terhadap sesama.
Termasuk cinta tanah air. Semisal, jangan sampai ada siswa madrasah yang tidak mau hormat bendera, tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lainnya. Sikap kebangsaan semacam ini harus tertanam kuat di kalangan siswa madrasah.
Staf Khusus Menteri Agama Wibowo Prasetyo mengungkapkan, pemerintah pada tahun ini akan mencanangkan Tahun Toleransi 2022. Adapun, Kemenag menjadi pelaksana atas program besar tersebut.
Baca juga: Menag: Daerah PPKM Level 2 Dapat Gelar PTM dengan 50% Siswa
"Tahun ini akan dicanangkan sebagai Tahun Toleransi. Ini membutuhkan partisipasi aktif, supporting dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag. Madrasah harus jadi salah satu bagian penting mendukung Tahun Toleransi. Madrasah, termasuk para gurunya juga harus menjadi aktor dalam penguatan moderasi agama pada anak didik," katanya saat menjadi Narasumber dalam acara Jejaring dan Diseminasi Humas Pendis, Kementerian Agama di MAN Salatiga, Sabtu (5/2/2022).
Dalam acara yang diikuti para Kepala Madrasah dan Humas se-Kota Salatiga, Kabupaten Semarang, Kota dan Kabupaten Magelang itu, Wibowo meminta para guru madrasah agar menyampaikan ke anak didik tentang pemahaman Islam yang moderat, bersikap toleran terhadap sesama.
Termasuk cinta tanah air. Semisal, jangan sampai ada siswa madrasah yang tidak mau hormat bendera, tidak mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan lainnya. Sikap kebangsaan semacam ini harus tertanam kuat di kalangan siswa madrasah.
Lihat Juga :