Beasiswa Australia Award Kembali Dibuka untuk Jenjang S2 dan S3

Senin, 07 Februari 2022 - 09:23 WIB
loading...
A A A
1. Pendaftar yang berada di wilayah Geographic Focus Areas (GFA) atau Area Fokus Geografis dari Pemerintah Australia dan Pemerintah Indonesia meliputi Aceh, NTT, NTB, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.
2. Pendaftar yang bekerja di instansi pemerintahan baik pusat, provinsi, maupun lokal. Namun tidak termasuk untuk BUMN atau PTN.
3. Selain GFA, Beasiswa AAS juga memiliki perhatian khusus untuk pendaftar perempuan, kelompok difabel, maupun pendaftar berkebutuhan khusus lainnya.

Sementara untuk kategori Non-Target meliputi warga negara Indonesia yang tidak termasuk ke dalam kriteria-kriteria yang disebutkan pada kategori Target.

C. Syarat Umum

1. Merupakan warga negara Indonesia
2. Tidak sedang dalam hubungan atau menikah dengan warga negara Australia dan Selandia Baru
3. Tidak sedang mengajukan visa untuk tinggal di Australia
4. Belum pernah menerima Beasiswa AAS sebelumnya (kecuali jika jangka waktu dari beasiswa sebelumnya sudah 2 kali lipat; misal sebelumnya menerima beasiswa AAS untuk durasi 4 tahun maka diperbolehkan mendaftar lagi 8 tahun setelah periode beasiswa berakhir)
5. Bukan merupakan anggota militer yang sedang bertugas. Baca: UPH Resmi Buka Prodi Baru D4 Teknologi Laboratorium Medis

D. Syarat Khusus

1. Mempunyai IPK minimal 2,9 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis dan pelamar berkebutuhan khusus lainnya mempunyai IPK minimal 2,75 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir.
2. Untuk pelamar program Master, mempunyai kemampuan Bahasa Inggris minimal 5,5 untuk IELTS (atau 525 untuk TOEFL PBT atau 69 untuk TOEFL iBT atau 46 untuk PTE akademik ).
Untuk pelamar program Master dari Area Fokus Geografis dan pelamar berkebutuhan khusus lainnya – memiliki skor IELTS 5,0 (atau 500 untuk TOEFL PBT atau 59 untuk TOEFL iBT atau 38 untuk PTE akademik).
3. Untuk pelamar program PhD, mempunyai kemampuan bahasa Inggris minimal 6,0 untuk IELTS (atau 550 untuk TOEFL PBT atau 79 untuk TOEFL iBT atau 54 untuk PTE akademik).
4. Hasil IELTS/TOEFL/PTE merupakan hasil tes terbaru (29 April 2020 – 29 April 2022) serta mencantumkan detail kontak dari penyelenggara tes untuk verifikasi. Tes bahasa inggri selain IELTS/TOEFL/PTE tidak akan diterima (termasuk TOEFL ITP)
5. Sudah menerima gelar sarjana, jika mendaftar untuk program Master.
6. Sudah menerima gelar master, jika mendaftar untuk program PhD (gelar jenjang pendidikan spesialis ataupun profesi tidak dikategorikan sebagai gelar master).
7. Bagi pelamar PhD, diprioritaskan bagi yang berprofesi sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia.
8. Bagi pelamar PhD, melampirkan surat dukungan dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terkait bidang studi dan proposal penelitian yang diajukan.
9. Bersedia mengikuti Pelatihan Bahasa Inggris untuk Akademik di Indonesia secara penuh (setiap Hari Senin-Jum’at pukul 08.00-16.00) sebelum keberangkatan ke Australia.

E. Persyaratan Dokumen
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Beasiswa PMDSU 2026...
Beasiswa PMDSU 2026 Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis Terintegrasi 4 Tahun
Pendaftaran 3 Beasiswa...
Pendaftaran 3 Beasiswa LPDP Co-Funding S2 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Universitas Mercu Buana...
Universitas Mercu Buana Buka Pendaftaran Beasiswa SNBT 2026 untuk Calon Mahasiswa Baru
Kisah Pritta, 19 Kali...
Kisah Pritta, 19 Kali Gagal Beasiswa hingga Lolos LPDP ke London Kini Mengabdi untuk Anak Indonesia
BCA Buka Pendaftaran...
BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
BPDP Buka Pendaftaran...
BPDP Buka Pendaftaran Beasiswa SDM Sawit 2026
Pendidikan Dinilai Kunci...
Pendidikan Dinilai Kunci Pelestarian Budaya, Yulius Aho Salurkan Beasiswa
Rekomendasi
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Berita Terkini
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved