Data NIK Berbeda Saat Daftar SNMPTN 2022, Begini Solusi dari LTMPT

Minggu, 13 Februari 2022 - 22:49 WIB
loading...
Data NIK Berbeda Saat...
Direktur Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi P. Widyobroto. Foto/Tangkapan layar
A A A
JAKARTA - Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SNMPTN ) 2022 akan mulai dibuka pada 14 Februari 2022 pukul 15.00 WIB. Siswa Diminta segera melakukan finalisasi pengisian data akun LTMPT dengan Simpan Permanen hingga unduh Bukti Permanen.

Namun, bagaimana jika data Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercatat dari sekolah masih berbeda dengan data asli di Kartu Keluarga (KK)? Bagaimana solusinya untuk mengatasi kepanikan ini?

Baca juga: Pendaftaran SNMPTN 2022 Dibuka, Ini Pesan Penting Ketua LTMPT

NIK merupakan salah satu data yang dibutuhkan dalam pembuatan akun LTMPT agar dapat mendaftar SNMPTN 2022. Nah, beberapa siswa rupanya masih belum melakukan finalisasi akun LTMPT karena data NIK yang tercatat di Kartu Keluarga berbeda dengan yang diisikan sekolah ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Direktur Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Budi P. Widyobroto menjelaskan, data NIK di portal LTMPT diambil dari Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemdikbud. Data Pusdatin tersebut ditarik dari Dapodik. Ia mengatakan, jika sudah telanjur berbeda, data NIK bisa diperbaiki jika sudah diterima di perguruan tinggi.

"Finalisasi saja, nanti diperbaiki setelah diterima," kata Budi dalam Webinar 'Sosialisasi Daring Mekanisme Pendaftaran SNMPTN 2022' melalui kanal YouTube LTMPT Official, Minggu (13/2/2022).

Baca juga: Pendaftaran SNMPTN Dibuka Besok Pukul 15.00 WIB, Ini Cara Daftar di Akun LTMPT

Budi mengatakan, perbaikan data setelah diterima melalui SNMPTN 2022 juga berlaku untuk kondisi data nomor telepon berbeda dengan data aslinya.

Intinya, kata dia, jika ada kesalahan minor tidak masalah jika langsung finalisasi data. Namun, datanya hilang semua, tentu saja harus ada tahapan lagi, yakni dimulai dari sekolah. Selanjutnya, dari sekolah ke Dapodik, Dapodik ke Pusdatin, lalu pihaknya mengambil data dari Pusdatin untuk portal LTMPT.

Budi juga menjelaskan, siswa yang diterima di perguruan tinggi tujuan melalui SNMPTN 2022 dapat mengurus perbaikan data NIK saat registrasi di perguruan tinggi.

"Jadi begini, intinya kalau semua sudah telanjur dan tidak bisa dilakukan perbaikan, itu ya sudahlah, nanti saja pada saat sudah diterima, misalkan di SNMPTN. Saat mau registrasi di perguruan tinggi tujuan, ini akan ketemu di sana bahwa beda antara NIK di KK dengan yang ada di data yang sudah ada dan sebagainya," kata Budi.

"Nanti dijelaskan di sana saja mengapa bisa terjadi, juga kemudian bukti di-screenshot bahwa sudah melakukan permintaan dan sebagainya," imbuhnya.

Budi menjelaskan, perubahan data tidak dapat diurus di portal LTMPT. Namun, Setelah data diubah baik di sekolah, Dapodik, dan Pusdatin, maka dapat dilakukan sinkronisasi data di LTMPT berdasarkan perubahan terbaru di Pusdatin.

"Kalau LTMPT prinsipnya hanya membaca data di Pusdatin, Pusdatin membaca dari Dapodik, Dapodik dari apa yang diisikan sekolah. Jadi kalau ada kesalahan itu ya 100% LTMPT enggak mengubah satu karakter pun. Jadi permasalahan ada di sana, ketika operator sekolah melakukan pengisian kemudian ada hal yang tidak benar," katanya.

"Sehingga sekali lagi, mungkin kalau masih ada waktunya, diurus ke dinas kependudukan, operator sekolah memperbarui di Dapodik, kemudian data di Dapodik akan dibaca oleh Pusdatin, kemudian di LTMPT tinggal klik data di LTMPT. Itu kalau masih memungkinkan," imbuh Budi.

Budi mengatakan, jika waktu tidak mencukupi, siswa bisa lanjut finalisasi data agar bisa daftar SNMPTN 2022.

"Intinya kalau tidak, yasudah, nanti sajalah, itu juga tidak 'menggugurkan', nanti aja diperbaiki pada waktu dibutuhkan di perguruan tinggi tujuan. Finalisasi saja sudah," pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
PTN Favorit dengan Pendaftar...
PTN Favorit dengan Pendaftar UTBK SNBT Terbanyak 3 Tahun Terakhir
Perjuangan Teuku Feroz...
Perjuangan Teuku Feroz Bantu Anak Aceh Tembus Kampus Top Nasional
SMMPTN Barat 2026 Diikuti...
SMMPTN Barat 2026 Diikuti 27 PTN, Cek Daftar Kampus dan Materi Tesnya
SMMPTN Barat 2026 Resmi...
SMMPTN Barat 2026 Resmi Dibuka, Ini Syarat, Biaya, dan Daftar 27 PTN Peserta
Itera Tetapkan 3 Bakal...
Itera Tetapkan 3 Bakal Calon Rektor, Ini Daftar Namanya
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Marak Pelecehan Seksual...
Marak Pelecehan Seksual di Kampus, MUI: Perlu Dikuatkan Lagi Pembinaan Mental dan Spiritual
Saiful Mujani Dilaporkan...
Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Penghasutan
Rekomendasi
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Berita Terkini
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Prabowo Terbitkan Aturan...
Prabowo Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Peran Indonesia di UNESCO
MNC University Umumkan...
MNC University Umumkan Penerima MNCU Future Leader Scholarship Batch 2
Lowongan Sekolah Rakyat...
Lowongan Sekolah Rakyat 2026 untuk 5.127 PPPK Tendik, Ini Syarat dan Link Pendaftarannya
Tiga Lulusan Kedokteran...
Tiga Lulusan Kedokteran UGM Lulus dengan IPK 4,00, Simak Perjuangan dan Cita-citanya
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved