Riset FK UMM, Asam Urat Bisa Sembuh dengan Konsumsi Kulit Ini
Senin, 14 Februari 2022 - 16:56 WIB
loading...
Mahasiswa sedang melakukan penelitian di Laboratorium. Foto/Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Penyakit asam urat memang bisa disembuhkan baik dengan obat herbal maupun secara medis. Sayangnya, penggunaan salah satu obat Allopurinol masih memiliki efek samping dalam proses penyembuhannya.
Hal itulah yang melatarbelakangi tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ) untuk membuat alternatif obat dari ekstrak kulit kacang tanah. Adapun gagasan ini dituangkan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa-Riset Eksakta (PKM-RE).
Baca juga: Data NIK Berbeda Saat Daftar SNMPTN 2022, Begini Solusi dari LTMPT
PKM dengan judul “Perbandingan Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kacang Tanah dan Allopurinol Terhadap Kadar Asam Urat Tikus Putih Jantan Galur Wistar Model Hiperurisemia” ini berhasil meraih juara tiga pada Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) tingkat nasional.
Widyawati Glentam selaku ketua tim menjelaskan bahwa sesuai dengan judul yakni penelitian masih berada pada tahap hewan cobaan. Dalam percobaan tersebut, mereka membuat tikus menderita asam urat terlebih dahulu. Kemudian diberi obat yang terbuat dari ekstrak terkait. Alhasil, efeknya pun sesuai dengan harapan yakni dapat menyembuhkan sang tikus. “Berhubung penelitian ini baru pada tahap uji coba pada hewan, sehiingga obat ini masih belum bisa digunakan oleh manusia,” ujarnya.
Hal itulah yang melatarbelakangi tim mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ) untuk membuat alternatif obat dari ekstrak kulit kacang tanah. Adapun gagasan ini dituangkan dalam Program Kreatifitas Mahasiswa-Riset Eksakta (PKM-RE).
Baca juga: Data NIK Berbeda Saat Daftar SNMPTN 2022, Begini Solusi dari LTMPT
PKM dengan judul “Perbandingan Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Kacang Tanah dan Allopurinol Terhadap Kadar Asam Urat Tikus Putih Jantan Galur Wistar Model Hiperurisemia” ini berhasil meraih juara tiga pada Penilaian Kemajuan Pelaksanaan PKM (PKP2) Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) tingkat nasional.
Widyawati Glentam selaku ketua tim menjelaskan bahwa sesuai dengan judul yakni penelitian masih berada pada tahap hewan cobaan. Dalam percobaan tersebut, mereka membuat tikus menderita asam urat terlebih dahulu. Kemudian diberi obat yang terbuat dari ekstrak terkait. Alhasil, efeknya pun sesuai dengan harapan yakni dapat menyembuhkan sang tikus. “Berhubung penelitian ini baru pada tahap uji coba pada hewan, sehiingga obat ini masih belum bisa digunakan oleh manusia,” ujarnya.
Lihat Juga :