Plate me Diet, Program Diet Aman dari RSA UGM

Selasa, 15 Februari 2022 - 19:26 WIB
loading...
Plate me Diet, Program...
Universitas Gadjah Mada (UGM). Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dalam rangka mengedepankan program diet yang aman, Rumah Sakit Akademik (RSA) UGM mengembangkan program diet bernama Plate me Diet. Plate me Diet adalah kependekan dari Planning, Timing, Equality, dan Mindfull Eating.

Plate me Diet tidak lain merupakan program diet hasil pengembangan dari program-program diet yang sudah ada. Hanya saja kemudian disusun serta dikembangkan sedemikian rupa agar efektif dan aman dilakukan.

Planning dalam Plate me Diet dimaksudkan kepada perencanaan pada pola makan, dimana sesuai dengan kebutuhan masing-masing personal dan tetap dalam kadar “aman”.

“Jadi (dengan Plate me Diet) kita turunkan kalorinya, tapi tetap dalam batas aman, dan masih mengandung porsi gizi seimbang,” tutur Dietisien RSA UGM Okta Haksaica Sulistyo dikutip dari laman UGM di ugm.ac.id, Selasa (15/2/2022).

Sedangkan Timing, jelas Okta, merupakan program pengaturan jadwal makan. Dalam hal ini, Plate me Diet mengedepankan jadwal makan rutin tiga kali sehari dengan tiga kali selingan (snack).

Baca: Unpad Buka Pendaftaran Seleksi Masuk Pascasarjana Gelombang 1

Snack pagi jam 9 pagi, snack siang sore jam 3 sore, dan snack malam jam 8 malam. Pendisiplinan jadwal makan ini dilakukan guna mengatur hormon leptin dan ghrelin, hormon pengatur rasa lapar, supaya beroperasi dengan wajar.

“(program 3 kali makan 3 kali selingan tersebut) berfungsi untuk mengantisipasi tingkat kelaparan yang biasanya memuncak ketika salah satu frekuensi makan kita hilangkan. (Sebab) jika tidak menteraturkan jadwal makan, seperti tidak makan pagi atau makan siang, maka akan memberikan efek over-eating (makan berlebihan) pada satu waktu makan setelah itu,” katanya.

Ketiga adalah Equality. Equality dimaksudkan kepada perencanaan mengonsumsi makanan yang diperlukan untuk diet tanpa menghilangkan sumber lemak, sumber protein, karbohidrat, dan lain sebagainya sebagai gizi yang dibutuhkan tubuh.

Terakhir adalah Mindfull Eating. Mindfull eating tidak lain adalah makan dengan penuh penghayatan. Dengan makan penuh penghayatan, tubuh juga akan mendapatkan efek menstimulus hormon leptin dan ghrelin (hormon pengatur rasa lapar) untuk bekerja dengan baik.

“Jadi ketika makan itu sambil dinikmati dan dihayati (tidak terburu): kita makan itu tujuannya untuk apa?. Supaya hormon leptin dan ghrelin memberikan sinyal yang pas (kapan makan dan berhenti makan),” tambah Okta.

Baca juga: Unhan Buka Penerimaan Mahasiswa Baru S1 Jalur Beasiswa

Sebagaimana diketahui, obesitas merupakan sebuah kondisi dimana terjadi penumpukan lemak secara berlebihan dalam tubuh. Kondisi ini merupakan suatu hal yang tidak baik, sebab dapat mengganggu kesehatan. Obesitas dapat mengakibatkan resistensi insulin yang dapat menimbulkan penyakit diabetes mellitus.

Kedua, oleh karena lemak menumpuk, pembuluh darah kemudian bisa terhambat dan mengakibatkan penyakit tensi tinggi. Lalu jika pembuluh darah sampai tertutup, atau tidak hanya terhambat, maka turut dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Tiara, Anak Penjual...
Kisah Tiara, Anak Penjual Keripik yang Sukses Wujudkan Mimpi Kuliah Kedokteran di UGM
UGM Terapkan Kurikulum...
UGM Terapkan Kurikulum Baru Mulai 2026, Ini yang Akan Dipelajari Mahasiswa
Perjuangan Andini, Anak...
Perjuangan Andini, Anak Tukang Bengkel yang Diterima di FEB UGM dan Beasiswa Penuh
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Dokter Tifa Ungkit 12...
Dokter Tifa Ungkit 12 Tahun Jokowi Jadi Pejabat: Tak Pernah Akui Lulusan UGM hingga Tak Diundang Reuni
Dermaster Gizi, Slimming...
Dermaster Gizi, Slimming & Metabolic Center Resmi Dibuka, Tawarkan Program Diet Personal Berbasis Medis
Rekomendasi
Hepatitis Merusak Hati...
Hepatitis Merusak Hati Diam-Diam, Kenali Tanda dan Cara Mencegahnya
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
Berita Terkini
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
KKP Luncurkan Ocean...
KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Enam Menteri Ikut Meresmikan
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Kisah Aulia, Anak Tukang...
Kisah Aulia, Anak Tukang Tambal Ban yang Sukses Jadi Lulusan Terbaik IPB University
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Spanyol, Negara yang Meraih Juara Piala Dunia 2026
Tim Futsal MNC University...
Tim Futsal MNC University Borong Dua Gelar Juara dalam Dua Turnamen Bergengsi
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved