Tim Arsitektur Unpar Runner Up Kompetisi Desain Archinesia 2022
Selasa, 15 Februari 2022 - 21:23 WIB
loading...
Tim mahasiswa arsitektur Unpar sukses meraih runner up dalam ajang Archinesia Student Design Competition 2022. Foto/Istimewa
A
A
A
BANDUNG - Tim mahasiswa Arsitektur Universitas Katolik Parahyangan ( Unpar ) sukses meraih juara dua dalam ajang Archinesia Student Design Competition 2022.
Mengusung tajuk "Sampah Pandemi" dalam sayembara nasional tersebut, mereka membuat prototipe rumah sampah pertama di Indonesia dengan visi membantu pemerintah memecahkan masalah timbunan sampah.
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2022 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kompetisi yang diikuti mahasiswa D3, S1, S2, S3, maupun PPAr (Program Pendidikan Profesi Arsitektur) tersebut diselenggarakan oleh satu media arsitektur terkemuka di Indonesia, yaitu Archinesia (Architecture Network in Southeast Asia).
Sayembara desain itu menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk memikirkan apa saja yang telah berubah setelah pandemi ini yang berdampak dalam konteks arsitektur hunian dan diimplementasikan dengan menerapkan perubahan-perubahan pada lahan yang berukuran 100 meter persegi.
Melihat dampak negatif dari pandemi tersebut mengantarkan Michael Steven Nugroho, Eistein Benedito, Ravi Kukuh Hendratno, dan Ganesha Adi Pratama menjadi juara dua setelah mengalahkan 200 peserta lainnya.
Mengusung tajuk "Sampah Pandemi" dalam sayembara nasional tersebut, mereka membuat prototipe rumah sampah pertama di Indonesia dengan visi membantu pemerintah memecahkan masalah timbunan sampah.
Baca juga: Pendaftaran KIP Kuliah 2022 Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Kompetisi yang diikuti mahasiswa D3, S1, S2, S3, maupun PPAr (Program Pendidikan Profesi Arsitektur) tersebut diselenggarakan oleh satu media arsitektur terkemuka di Indonesia, yaitu Archinesia (Architecture Network in Southeast Asia).
Sayembara desain itu menjadi tantangan bagi mahasiswa untuk memikirkan apa saja yang telah berubah setelah pandemi ini yang berdampak dalam konteks arsitektur hunian dan diimplementasikan dengan menerapkan perubahan-perubahan pada lahan yang berukuran 100 meter persegi.
Melihat dampak negatif dari pandemi tersebut mengantarkan Michael Steven Nugroho, Eistein Benedito, Ravi Kukuh Hendratno, dan Ganesha Adi Pratama menjadi juara dua setelah mengalahkan 200 peserta lainnya.
Lihat Juga :