Perbaiki Nasib Masa Depan, Ratusan TKI Korsel Nekat Ambil Kuliah Online
Senin, 21 Februari 2022 - 13:14 WIB
loading...
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) DKI Jakarta Dr. Paristiyanti Nurwardani. Foto/Dok/Sevima
A
A
A
JAKARTA - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) DKI Jakarta Dr. Paristiyanti Nurwardani mengajak Pekerja Migran Indonesia ( PMI ), yang sebelumnya akrab disapa sebagai TKI, untuk terus meningkatkan kompetensinya dengan cara tetap berkuliah. Walaupun, para pekerja migran ini telah memperoleh penghasilan yang lebih dari cukup di luar negeri.
Hal ini diungkapkan Paristiyanti di hadapan ratusan pekerja migran Indonesia yang ada di Korea Selatan dalam Webinar Online Universitas Siber Asia, Minggu (20/2/2022) malam.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
Dihadiri Wakil Kepala Perwakilan RI Seoul, Pimpinan Universitas Siber Asia, dan Komunitas Sevima, Paristiyanti mengajak pekerja migran Indonesia untuk memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah berupa kuliah online.
“Karena sekarang belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, siapa saja tanpa mengenal batas usia ataupun pekerjaan. Jadi saya mendorong PMI, walaupun sudah menjadi pahlawan devisa untuk negara kita, jangan lupa terus belajar untuk perbaikan nasib di masa yang akan datang dengan kompetensi yang luar biasa!,” ungkap Paris.
Walaupun dilakukan di tengah kesibukan dan mau tak mau diikuti secara online, Paris mengajak para PMI untuk tidak ragu dalam berkuliah. Paristiyanti mengungkapkan, pihaknya sudah mengawal kuliah online sejak dua tahun lalu mulai diselenggarakan sampai dengan hari ini mengurus akreditasi.
Hal ini diungkapkan Paristiyanti di hadapan ratusan pekerja migran Indonesia yang ada di Korea Selatan dalam Webinar Online Universitas Siber Asia, Minggu (20/2/2022) malam.
Baca juga: Pendaftaran Beasiswa LPDP Dibuka 25 Februari, Ini Jadwal Lengkapnya
Dihadiri Wakil Kepala Perwakilan RI Seoul, Pimpinan Universitas Siber Asia, dan Komunitas Sevima, Paristiyanti mengajak pekerja migran Indonesia untuk memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan oleh pemerintah berupa kuliah online.
“Karena sekarang belajar bisa dilakukan di mana saja, kapan saja, siapa saja tanpa mengenal batas usia ataupun pekerjaan. Jadi saya mendorong PMI, walaupun sudah menjadi pahlawan devisa untuk negara kita, jangan lupa terus belajar untuk perbaikan nasib di masa yang akan datang dengan kompetensi yang luar biasa!,” ungkap Paris.
Walaupun dilakukan di tengah kesibukan dan mau tak mau diikuti secara online, Paris mengajak para PMI untuk tidak ragu dalam berkuliah. Paristiyanti mengungkapkan, pihaknya sudah mengawal kuliah online sejak dua tahun lalu mulai diselenggarakan sampai dengan hari ini mengurus akreditasi.
Lihat Juga :