5 Cara untuk Jaga Keamanan Data Akun Belajar.id

Rabu, 23 Februari 2022 - 11:08 WIB
loading...
5 Cara untuk Jaga Keamanan...
5 cara menjaga keamanan data akun belajar.id. Foto/tangkap layar laman belajar.id
A A A
JAKARTA - Dalam rangka menjamin kelancaran proses pembelajaran, memudahkan pendidik, tenaga kependidikan , dan siswa mengakses layanan pembelajaran, Kemendikbudristek telah meluncurkan Akun Pembelajaran dengan domain belajar.id pada akhir 2020 lalu.

Dengan Akun Pembelajaran, warga sekolah bisa mengakses layanan pembelajaran berbasis elektronik. Mulai dari mengakses platform Kemendikbudristek hingga beragam aplikasi yang bisa memudahkan kegiatan belajar mengajar, baik secara tatap muka ataupun jarak jauh.

Akun elektronik ini diberikan kepada peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan Kesetaraan.

Untuk bisa mendapatkan Akun Pembelajaran, langkah pertama yang dilakukan adalah mengecek ketersediaan akun di laman belajar.id. Apabila akun tersedia, masukkan surel untuk melakukan aktivasi Akun Pembelajaran. Jika aktivasi berhasil, maka Akun Pembelajaran siap untuk digunakan.

Setiap akunnya tentu memiliki data pribadi yang bersifat cukup privat. Oleh karena itu, pengguna perlu menjaga keamanan data Akun Pembelajaran agar tidak disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Baca: Antisipasi Kepunahan Bahasa Daerah, Ini yang Dilakukan Nadiem

Mengutip laman resmi Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemendikbudristek, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga keamanan data Akun Pembelajaran. Berikut ini lima caranya.

1. Ciptakan kata sandi yang kuat

Kata sandi atau yang akrab dikenal dengan password merupakan kunci dari keamanan sebuah akun. Maka dari itu, pembuatan kata sandi sebaiknya diciptakan seunik dan serumit mungkin agar tidak mudah dibobol.

Terdapat beberapa tip dalam pembuatan kata sandi. Salah satunya adalah mengombinasikan huruf, angka, dan juga simbol. Selain itu, hindari penggunaan informasi pribadi di dalam kata sandi. Misalnya nama diri, nama anak, tanggal lahir, dan sebagainya. Hal yang terpenting adalah membuat kata sandi yang mudah diingat agar tidak lupa.

2. Tidak membagikan informasi akun dan kata sandi ke orang lain

Informasi akun dan juga kata sandi adalah hal yang bersifat sangat pribadi. Jangan membagikan informasi tersebut kepada orang lain. Simpanlah informasi akun dan kata sandi di tempat yang aman. Apabila kesulitan dalam mengorganisir kata sandi, gunakanlah layanan pengelolaan kata sandi terpercaya.

Baca juga: Keren, MTsN 9 Bantul Juara Umum Pekan Kompetisi Nasional 2022

3. Mengaktifkan autentikasi dua langkah

Cara lain yang bisa dilakukan untuk memperkuat keamanan data Akun Pembelajaran dengan mengaktifkan fitur autentikasi dua langkah. Biasanya kode one time password (OTP) akan dikirimkan ke nomor ponsel atau surel pribadi pengguna. Tentu hal ini akan membuat orang yang tidak bertanggung jawab kesulitan membobol akun tersebut.

4. Gunakan kata sandi berbeda untuk setiap akun

Pernahkah kamu mendengar istilah “jangan taruh semua telur di satu keranjang yang sama”? Istilah tersebut juga berlaku untuk akun dan kata sandi. Jangan menggunakan satu kata sandi yang sama untuk seluruh akun, termasuk Akun Pembelajaran.

Risiko yang terjadi apabila menggunakan satu kata sandi untuk seluruh akun adalah apabila sebuah akun berhasil diretas, akun lain juga tentunya terancam. Maka dari itu gunakanlah kata sandi yang berbeda untuk setiap akun.

5. Gunakan akun sesuai kebutuhan

Platform Akun Pembelajaran memiliki ketentuan-ketentuan tertentu yang harus ditaati oleh penggunanya. Oleh karena itu, gunakanlah Akun Pembelajaran sesuai dengan kebutuhannya agar terhindar dari sanksi sistem yang bisa menyebabkan akun dinonaktifkan.
(nz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Perpres ATS 2026 Diresmikan,...
Perpres ATS 2026 Diresmikan, Pemerintah dan Daerah Bersinergi Cegah Anak Putus Sekolah
Kemendikdasmen Gandeng...
Kemendikdasmen Gandeng Australia Ciptakan Sekolah Aman dan Nyaman
Presiden Prabowo Instruksikan...
Presiden Prabowo Instruksikan Sekolah Ajarkan Bahasa Prancis, DPR: Ada Tidak Sumber Dayanya?
TKA SMA 2026 Dimajukan...
TKA SMA 2026 Dimajukan untuk SNBP 2027, Ini Jadwal Resminya
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Nadiem Berharap Divonis...
Nadiem Berharap Divonis Bebas Murni di Kasus Chromebook
Respons Pleidoi Nadiem,...
Respons Pleidoi Nadiem, Jaksa: Tidak Berdasarkan Fakta Persidangan
Rekomendasi
Mahasiswa UNJ Beraksi,...
Mahasiswa UNJ Beraksi, Pengendara Kompak Bunyikan Klakson sebagai Bentuk Dukungan
Bukti Fundamental Solid,...
Bukti Fundamental Solid, BRI Alokasikan Rp500 Miliar Demi Buyback Saham
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Berita Terkini
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Perkuat Kolaborasi dan...
Perkuat Kolaborasi dan Kepemimpinan Kreatif, HIMA PUSAKA MNC University Gelar Studi Banding Bersama Universitas Paramadina
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved