Mahasiswa UMM Ini Menangi Penghargaan di Istanbul Youth Summit
Jum'at, 25 Februari 2022 - 00:00 WIB
loading...
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali harumkan nama kampus di kancah internasional. Foto/Dok/Humas UMM
A
A
A
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang ( UMM ) kembali harumkan nama kampus di kancah internasional. Maftuh Ikhsan Nanda Kurniawan, Mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) tersebut berhasil meraih juara 3 The best project Grup Project.
Dalam kompetisi itu, dia mempresentasikan projek perbaikan pendidikan melalui aplikasi pada Konferensi Internasional Istanbul Youth Summit 2022. Konferensi yang diselenggarakan oleh Yayasan Youth Break the Boundaries (YBB) tersebut berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 14 - 17 Februari lalu.
Baca juga: Dirikan Prodi Kedokteran, IPB University Berguru ke Unpad
Nanda, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa aplikasi pendidikan yang ia kembangkan bersama tim ini diberi nama eduteers.id.
Tujuan utama dari aplikasi ini adalah untuk mengurangi ketimpangan pendidikan yang ada di Indonesia dengan tagline Connecting the Gap. Adapun aplikasi ini dikembangkan dengan model pembelajaran fun learning yang berisi kuis dan video animasi sehingga akan menarik minat para siswa untuk belajar.
“Kami tidak hanya membuat versi aplikasi tetapi juga versi website juga. Selain berguna untuk proses belajar mengajar, aplikasi dan website dari eduteers.id ini akan difungsikan untuk mendistribusikan para volunteer pendidikan ke daerah terbelakang, terpencil, dan tertinggal yang ada di Indonesia,” ungkap mahasiswa asal Lamongan tersebut.
Baca juga: Kisah Giri, Mahasiswa Disabilitas Netra Raih Sarjana Terbaik di UGM Tepat di Ultah Ayah
Dalam kompetisi itu, dia mempresentasikan projek perbaikan pendidikan melalui aplikasi pada Konferensi Internasional Istanbul Youth Summit 2022. Konferensi yang diselenggarakan oleh Yayasan Youth Break the Boundaries (YBB) tersebut berlangsung selama tiga hari mulai dari tanggal 14 - 17 Februari lalu.
Baca juga: Dirikan Prodi Kedokteran, IPB University Berguru ke Unpad
Nanda, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa aplikasi pendidikan yang ia kembangkan bersama tim ini diberi nama eduteers.id.
Tujuan utama dari aplikasi ini adalah untuk mengurangi ketimpangan pendidikan yang ada di Indonesia dengan tagline Connecting the Gap. Adapun aplikasi ini dikembangkan dengan model pembelajaran fun learning yang berisi kuis dan video animasi sehingga akan menarik minat para siswa untuk belajar.
“Kami tidak hanya membuat versi aplikasi tetapi juga versi website juga. Selain berguna untuk proses belajar mengajar, aplikasi dan website dari eduteers.id ini akan difungsikan untuk mendistribusikan para volunteer pendidikan ke daerah terbelakang, terpencil, dan tertinggal yang ada di Indonesia,” ungkap mahasiswa asal Lamongan tersebut.
Baca juga: Kisah Giri, Mahasiswa Disabilitas Netra Raih Sarjana Terbaik di UGM Tepat di Ultah Ayah
Lihat Juga :