Universitas Bhayangkara Gelar Kompetensi Mahasiswa dan Dosen untuk Pemenangan PKM 2022

Senin, 14 Maret 2022 - 19:51 WIB
loading...
Universitas Bhayangkara...
Ubhara Jaya menyelenggarakan acara Gelar Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen dalam Strategi Pemenangan PKM Kemendikbudristek 2022. Foto/Dok/Ubhara Jaya
A A A
JAKARTA - Universitas Bhayangkara Jakarta Raya ( Ubhara Jaya ) menyelenggarakan acara Gelar Peningkatan Kompetensi Mahasiswa dan Dosen dalam Strategi Pemenangan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Kemendikbudristek 2022.

Acara yang diselenggarakan oleh LPPMP Ubhara Jaya tersebut, dalam rangka untuk mempersiapkan para Mahasiswa dan Dosen sebagai pembimbing untuk mengajukan proposal kegiatan PKM pendanaan tahun 2022.

Baca juga: Registrasi Akun LTMPT untuk UTBK SBMPTN 2022 Terakhir 17 Maret, Simak Cara Daftarnya

Rektor Ubhara Jaya, Bambang Karsono, dalam sambutannya mengatakan bahwa mahasiswa merupakan sumber daya manusia yang memiliki potensi luar biasa bagi perguruan tinggi. Kreativitas dan aktifitas mahasiswa, lanjut Bambang, akan meningkatkan akreditasi perguruan tinggi.

“Kontribusi mahasiswa kepada bidang penelitian dan pengabdian memberikan poin tersendiri yang nantinya akan menentukan akreditasi program studi hingga institusi,” sebut Bambang pada acara yang dilaksanakan secara daring, Senin (14/3/2022).

Saat ini, terang Bambang, dengan berjalannya Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), maka semakin sentral peran dan fungsi mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi. Sejalan dengan hal tersebut, secara rutin Direktur Jenderal Pembelajaran Dan Kemahasiswaan (BELMAWA) Kementerian Riset, Teknologi Dan Pendidikan Tinggi menggelar kompetisi kreativitas mahasiswa melalui Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

Baca juga: Suka Amati Konflik Rusia-Ukraina, Ini Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Kalian

“PKM merupakan wadah aktualisasi dan realisasi bagi mahasiswa untuk menuangkan ide kreatifnya dan membentuk mahasiswa menjadi insan yang paham serta taat aturan,” sambung Purnawirawan Polisi berpangkat Inspektur Jenderal itu.

Ia pun menegaskan, walaupun program kreativitas mahasiswa menjadikan mahasiswa sebagai pemain utamanya, namun tidak bisa dipungkiri kolaborasi antara mahasiswa dan dosen pembimbing pun memiliki peran penting dalam proses penyusunan proposal tersebut.

“Dosen pembimbing berperan untuk memotivasi dan mengarahkan ide kreatif mahasiswa hingga bisa dituangkan dalam bentuk proposal yang baik. Dosen pembimbing juga berfungsi sebagai narasumber untuk mahasiswa untuk menjawab pertanyaan terkait bidang ilmu dan bagaimana ilmu tersebut bisa tuangkan dalam bentuk kreativitas dalam menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Dapat disimpulkan bahwa proposal PKM yang baik adalah hasil kerja sama antara mahasiswa dengan para dosen pembimbingnya,” jelas Bambang.

Kepala LPPMP Ubhara Jaya Didik Sulistyanto menjelaskan bahwa luaran dari kegiatan yang digelarnya diharapkan agar terjadi sinergi antara para dosen pembimbing dan mahasiswa terkait dengan dua hal. Pertama, kolaborasi untuk bisa memenuhi ketentuan dan syarat administrasi mengikuti buku panduan penyusunan proposal PKM yang dikeluarkan oleh Simbelmawa.

“Kedua, supaya terjalin kolaborasi antara dosen pembimbing dan mahasiswa untuk menghasilkan ide kreatif agar proposal PKM dari Ubhara Jaya tahun 2022 bisa lolos lebih banyak dalam seleksi,” harap Didik.

Ia juga yakin, Ubhara Jaya memiliki kekompakan dalam melaksanakan strategi pemenangan PKM 2022. Sebab, Ubhara Jaya, lanjutnya, pada tahun 2020 berhasil meloloskan 1 proposal, disusul pada 2021 berhasil meloloskan 5 proposal.

“Hal ini merupakan pencapaian yang baik untuk meniti jenjang Ubhara Jaya menjadi kampus yang unggul. pada 2022 ini, diharapkan Ubhara Jaya dapat meloloskan lebih banyak proposal PKM lagi sehingga jika dilihat dari progres tahun ke tahun dapat terlihat semakin meningkat,” pungkasnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Tuan Rumah EduTalk Youth Summit 2026, Bekali Ratusan Pelajar se-Jabodetabek
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Rekomendasi
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Berita Terkini
Guru Bisa Dapat Bantuan...
Guru Bisa Dapat Bantuan Pendidikan S1/D4, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Dibuka Hari Ini, Intip Perubahan Kebijakannya
Cara Mudah Cek Kelulusan...
Cara Mudah Cek Kelulusan UM PTKIN 2026 yang Diumumkan Sore Ini
Cerita Leni, Anak Buruh...
Cerita Leni, Anak Buruh Tani yang Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP dan Kuliah Gratis
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Diumumkan Besok, Ini...
Diumumkan Besok, Ini Link Resmi Hasil Seleksi SMMPTN-Barat 2026
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved