Makara Art Center UI Dorong Pengembangan Seni dan Budaya Adat di Garut

Jum'at, 18 Maret 2022 - 20:35 WIB
loading...
Makara Art Center UI...
Kepala MAC UI Dr. Ngatawi Al-Zastrouw M.Si, memimpin Rombongan kegiatan seni dan budaya adat di Kabupaten Garut, sejak 16-18 Maret 2022. Foto/Dok/MAC UI
A A A
JAKARTA - Makara Art Center Universitas Indonesia ( MAC UI ) menyelenggarakan berbagai program kegiatan seni dan budaya adat di Kabupaten Garut selama 3 hari, sejak 16-18 Maret 2022.

Beberapa kegiatan budaya yang dilaksanakan di Garut adalah kunjungan penelitian ke Desa Adat Kampung Pulo, sarasehan kebudayaan dan workshop fotografi serta pagelaran seni tradisi.

Baca juga: ITB Buka Rekrutmen Dosen Tetap Non-PNS, Cek Persyaratannya

Rombongan dipimpin oleh Dr. Ngatawi Al-Zastrouw M.Si, Kepala MAC UI. Menurut Zastrouw, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan tinggi UI khususnya dharma ke tiga, pengabdian masyarakat.

Kegiatan terlaksana atas kerja sama MAC UI dengan Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) dan didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Garut.
Makara Art Center UI Dorong Pengembangan Seni dan Budaya Adat di Garut

Saat mengunjungi desa-desa adat Kampung Pulo, Zastrou menjelaskan bahwa sebenarnya seni tradisi yang ada di komunitas adat mengandung nilai dan pengetahuan yang sangat dibutuhkan oleh bangsa ini. Jika niai-nilai dan pengetahuan tradisional itu digali dan dikembangkan akan sangat bermanfaat untuk menjawab tantangan zaman.

Baca juga: 10 PTN-PTS Terbaik Indonesia Versi Webometrics 2022, Mana Kampus Tujuanmu?

“Di Kampung Pulo ini kita dapat melihat, bagaimana toleransi dan moderasi sudah diajarkan oleh para leluhur. Di sini ada Candi Cangkuan peninggalan Hindu yang berdampingan dengan makam syech Arifu Muhammad yang beragama Islam. Dengan adanya candi dan makam keramat yang berdampingan ummat Hindu yang beribadah di candi dan ummat Islam yang ziarah di makam dapat sama-sama melakukan ritual tanpa saling mengganggu,” Kata Zastrouw.

Pada sesi sarasehan kebudayaan, Dr. Ari Prasetiyo M.Si dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI bersama tokoh budaya Garut, Asep Santana, membawakan materi tentang manajemen pementasan seni dan budaya.

Pras, panggilan akrab Dr. Ari Prasetiyo M.Si menjelaskan bahwa seni tradisi selain saat dipentaskan harus indah secara performanya, penting juga harus diperhatikan sisi lain manfaatnya sebagai sarana pembentukan karakter, seperti seni tradisi mampu melatih pelakunya memiliki sifat kepemimpinan, kepercayaan diri, dan rasa saling menghormati kepada sesama.

Ada pun sesi workshop fotografi diisi oleh Gunawan Wicaksono, pewarta foto Majalah Tempo, yang juga alumnus Universitas Indonesia. Gunawan dalam kesempatan tersebut membawakan materi terkait fungsi fotografi yang berguna untuk sarana mempromosikan seni dan budaya guna memajukan dunia pariwisata.

Ada berbagai seni tradisi yang dipentaskan dalam kegiatan ini di antaranya tarawangsa, dang ding, debus, pencaksilat Garut, dan lain-lain. Melibatkan ratusan seniman tradisional dari puluhan padepokan seni dan lembaga adat Garut.

Saat memberikan sambutan, Kang Jiwan, Ketua Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut (DKKG) menyatakan bahwa ada ratusan sanggar seni tradisional di Garut masih eksis hingga saat ini. Merekaa bertahan hidup ala kadarnya.

“Kami merasa bersyukur MAC UI hadir dan mendukung pengembangan seni tradisi yang ada di Garut. Saya yakin teman-teman adat yang selama ini bergerak sendirian merasa bangga dan besar hati dengan dukungan MAC UI ini, Semoga dukungan ini bisa berlanjut agar aseni tradisi dan adat di Garut dapat berkembang dan eksis sehingga bermanfaat bagi umat,” lanjut kang Jiwan.

Menanggapi pernyataan kang Jiwan, Zastrouw menyatakan, pihaknya akan berupaya menjadikan komunitas adat Garut sebagai laboratorium kebudayaan MAC dan mendorong pengembangan seni budaya adat yang sudah dilakukan oleh para penggerak kebudayaan di Garut.

“Kami akan mengajak mahasiswa UI untuk belajar di sini dan mendorong para akademisi UI melakukan penelitiaan dan kajian di sini,” kata zastrouw yang diamini Dr. Ari Prasetyo, dosen FIB UI yang turut mengikuti kegiatan ini.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UI Resmikan Arboretum...
UI Resmikan Arboretum Hutan, Ruang Terbuka Hijau untuk Edukasi hingga Healing
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
QS WUR 2027, Ini 20...
QS WUR 2027, Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia yang Masuk Peringkat Dunia
Jadwal Ujian SIMAK UI...
Jadwal Ujian SIMAK UI 2026 Ditambah, Catat Waktu dan Tata Tertibnya
UI Tembus 15 Besar Dunia...
UI Tembus 15 Besar Dunia di Ajang Emerald Excellence Awards 2026
UI Jatuhkan Sanksi Kasus...
UI Jatuhkan Sanksi Kasus KSBE di Fakultas Hukum, 15 Terlapor Terbukti Melanggar
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
FKM UI Gelar Pelatihan...
FKM UI Gelar Pelatihan K3 dan Kesiapsiagaan Kebakaran untuk Guru SMPN 107 Jakarta
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Rekomendasi
PB PMII Dorong Audit...
PB PMII Dorong Audit Rantai Pasok Batu Bara Usai Pemadaman Listrik
Polda Metro Jaya Optimistis...
Polda Metro Jaya Optimistis Praperadilan Roy Suryo Ditolak Hakim
Bakti BCA Kembali Buka...
Bakti BCA Kembali Buka Teacher Tech Championship 2026
Berita Terkini
Tertarik Menjadi Guru?...
Tertarik Menjadi Guru? Kemendikdasmen Buka Pendaftaran Seleksi PPG 2026
FITK UIN Sunan Kalijaga...
FITK UIN Sunan Kalijaga Borong 6 Penghargaan Bergengsi di PD-PGMI Indonesia Award 2026
Ikuti Forum Internasional...
Ikuti Forum Internasional GYC 2026 di Bangkok, Mahasiswa UBSI Siap Serap Pengalaman Global
Program Beasiswa Eramet...
Program Beasiswa Eramet Beyond Angkatan Perdana Resmi Ditutup
MNC University Jadi...
MNC University Jadi Kampus Pertama Kunjungi Cikeas Art Gallery, Mahasiswa DKV Pelajari Masterpiece SBY
Kisah Fathan Diterima...
Kisah Fathan Diterima Kuliah Gratis di UGM, Anak Penjual Kantin yang Pantang Menyerah
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved