7 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Masuk Jurusan Arsitektur hingga Prospek Kerjanya
Sabtu, 19 Maret 2022 - 09:37 WIB
loading...
A
A
A
Dalam mendalami arsitektur, para mahasiswanya harus mempelajari kekuatan bangunan (firmitas), estetika atau keindahan bangunan (venustas), dan fungsi bangunan (utilitas). Untuk masuk ke jurusan Arsitektur, kamu harus punya ketertarikan pada desain dan rancang bangunan. Selain itu, juga paling tidak mempunyai ketertarikan pada matematika, menggambar, seni, humaniora, sains, dan teknologi.
5. Punya mental kuat
Tidak hanya untuk mahasiswa arsitektur saja, setiap jurusan pastinya mengharuskan mahasiswa berjuang ekstra keras selama kuliah. Hal ini tentu untuk memaksa kalian mengembangkan kemampuan dan pengetahuan. Sekaligus, melatih mental saat akan menghadapi klien sesungguhnya setelah lulus nanti.
6. Tambah referensi dengan melihat arsitek masa lalu
Untuk menjadi arsitek yang kreatif dan penuh ide, kalian bisa menjadikan karya para arsitek lainnya sebagai bahan inspirasi dan referensi. Jangan lupa juga untuk memperbanyak membaca buku atau bahkan traveling ke kota dan negara dengan bangunan menarik untuk mengulik tentang sejarah arsitek masa lalu. Dengan begitu, insight dan ilmu kamu pun dapat terus bertambah.
7. Manfaatkan waktu libur dengan magang
Misalnya, coba magang di perusahaan yang menawarkan jasa pembuatan rumah, gedung, atau bahkan sarana umum seperti stadion dan rumah sakit. Pengalaman magang ini akan membuka wawasan dan menambah pengalaman sebagai seorang arsitek, serta juga mempersempit minat untuk memilih bidang yang akan kamu geluti nanti.
Baca juga: Guru Besar IPB Bicara Pentingnya Pendampingan dan Pendidikan bagi Nelayan
Prospek Kerja Jurusan Arsitektur
Arsitek mempunyai prospek kerja yang sangat bagus, sebab hampir semua perusahaan properti dan konstruksi pasti membutuhkan jasa arsitek. Apalagi tren properti yang terus berkembang membutuhkan ide-ide serta inovasi baru dari lulusan jurusan Arsitektur.
Berikut adalah beberapa prospek kerja dari jurusan Arsitektur seperti yang dilansir dari laman itb.ac.id.
1. Instansi Pemerintah
Alumni Arsitektur biasanya akan berperan sebagai perencana dan manajer proyek. Misalnya, bisa bekerja di Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dan sebagainya.
5. Punya mental kuat
Tidak hanya untuk mahasiswa arsitektur saja, setiap jurusan pastinya mengharuskan mahasiswa berjuang ekstra keras selama kuliah. Hal ini tentu untuk memaksa kalian mengembangkan kemampuan dan pengetahuan. Sekaligus, melatih mental saat akan menghadapi klien sesungguhnya setelah lulus nanti.
6. Tambah referensi dengan melihat arsitek masa lalu
Untuk menjadi arsitek yang kreatif dan penuh ide, kalian bisa menjadikan karya para arsitek lainnya sebagai bahan inspirasi dan referensi. Jangan lupa juga untuk memperbanyak membaca buku atau bahkan traveling ke kota dan negara dengan bangunan menarik untuk mengulik tentang sejarah arsitek masa lalu. Dengan begitu, insight dan ilmu kamu pun dapat terus bertambah.
7. Manfaatkan waktu libur dengan magang
Misalnya, coba magang di perusahaan yang menawarkan jasa pembuatan rumah, gedung, atau bahkan sarana umum seperti stadion dan rumah sakit. Pengalaman magang ini akan membuka wawasan dan menambah pengalaman sebagai seorang arsitek, serta juga mempersempit minat untuk memilih bidang yang akan kamu geluti nanti.
Baca juga: Guru Besar IPB Bicara Pentingnya Pendampingan dan Pendidikan bagi Nelayan
Prospek Kerja Jurusan Arsitektur
Arsitek mempunyai prospek kerja yang sangat bagus, sebab hampir semua perusahaan properti dan konstruksi pasti membutuhkan jasa arsitek. Apalagi tren properti yang terus berkembang membutuhkan ide-ide serta inovasi baru dari lulusan jurusan Arsitektur.
Berikut adalah beberapa prospek kerja dari jurusan Arsitektur seperti yang dilansir dari laman itb.ac.id.
1. Instansi Pemerintah
Alumni Arsitektur biasanya akan berperan sebagai perencana dan manajer proyek. Misalnya, bisa bekerja di Dinas Pekerjaan Umum, Badan Perencanaan Daerah, dan sebagainya.
Lihat Juga :