Kemenpora Gandeng UGM Kembangkan Riset di Bidang Kepemudaan
Sabtu, 26 Maret 2022 - 11:09 WIB
loading...
Nota kesepahaman bersama Kemenpora dan UGM. Foto/Tangkap layar laman UGM.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Gadjah Mada ( UGM ) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) sepakat melakukan pendidikan dan penelitian di bidang kepemudaan. Sinergi antara kedua institusi ini ditujukan untuk mendorong prestasi olahraga dan kemandirian pemuda di Tanah Air.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dr. Zainudin Amali, mengatakan pihaknya sengaja menggandeng pihak universitas dalam melakukan kajian dan penelitian soal kepemudaan agar pemerintah mengeluarkan kebijakan berdasarkan hasil riset yang mendalam.
“Kami menempatkan perguruan tinggi menjadi hal utama dalam bidang kepemudaan dan olahraga. Bidang kepemudaan peran perguruan tinggi sangat penting dan strategis karena apapun kebijakan dari pemerintah tidak lepas dari kajian dan penelitian secara komprehensif,” katanya, dilansir dari laman resmi UGM, Sabtu (26/3/2022).
Baca: Mahasiswa Perlu Tahu, Ini 5 Tips untuk Mengenali Passion Diri
Selain itu, Menpora menuturkan capaian indeks pembangunan pemuda belum maksimal bahkan mengalami penurunan selama masa pandemi Covid-19 karena tidak banyak program kegiatan kepemudaan yang bisa dilaksanakan. Seperti diketahui, nilai capaian nilai Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia pada 2020 sebesar 51,00 atau turun sebesar 1,67 poin dari tahun 2019.
Padahal, target nilai IPP Indonesia di tahun 2024 sebesar 57,67. “Capaian indeks pembangunan pemuda kita belum maksimal kita raih. Banyak kegiatan kepemudaan yang tertunda karena situasi pandemi,” ungkapnya.
Ia berharap melalui kajian kepemudaan dan pelatihan serta pemberdayaan yang dilakukan oleh UGM ini bisa mendorong pemuda agar lebih kreatif, inovatif dan mandiri serta memiliki daya saing. “Kita tahu 25 % penduduk kita adalah generasi muda yang memiliki potensi luar biasa apabila dikelola dengan baik. Kemenpora mencanangkan kemandirian pemuda, kreatif, inovatif, berdaya saing serta memiliki kemampuan berwirausaha,” tukasnya.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Dr. Zainudin Amali, mengatakan pihaknya sengaja menggandeng pihak universitas dalam melakukan kajian dan penelitian soal kepemudaan agar pemerintah mengeluarkan kebijakan berdasarkan hasil riset yang mendalam.
“Kami menempatkan perguruan tinggi menjadi hal utama dalam bidang kepemudaan dan olahraga. Bidang kepemudaan peran perguruan tinggi sangat penting dan strategis karena apapun kebijakan dari pemerintah tidak lepas dari kajian dan penelitian secara komprehensif,” katanya, dilansir dari laman resmi UGM, Sabtu (26/3/2022).
Baca: Mahasiswa Perlu Tahu, Ini 5 Tips untuk Mengenali Passion Diri
Selain itu, Menpora menuturkan capaian indeks pembangunan pemuda belum maksimal bahkan mengalami penurunan selama masa pandemi Covid-19 karena tidak banyak program kegiatan kepemudaan yang bisa dilaksanakan. Seperti diketahui, nilai capaian nilai Indeks Pembangunan Pemuda Indonesia pada 2020 sebesar 51,00 atau turun sebesar 1,67 poin dari tahun 2019.
Padahal, target nilai IPP Indonesia di tahun 2024 sebesar 57,67. “Capaian indeks pembangunan pemuda kita belum maksimal kita raih. Banyak kegiatan kepemudaan yang tertunda karena situasi pandemi,” ungkapnya.
Ia berharap melalui kajian kepemudaan dan pelatihan serta pemberdayaan yang dilakukan oleh UGM ini bisa mendorong pemuda agar lebih kreatif, inovatif dan mandiri serta memiliki daya saing. “Kita tahu 25 % penduduk kita adalah generasi muda yang memiliki potensi luar biasa apabila dikelola dengan baik. Kemenpora mencanangkan kemandirian pemuda, kreatif, inovatif, berdaya saing serta memiliki kemampuan berwirausaha,” tukasnya.
Lihat Juga :