Pakar UGM Beberkan Bahayanya Sering Gunakan Obat Kumur, Ini Efeknya
Senin, 25 April 2022 - 03:16 WIB
loading...
Dokter gigi sekaligus Dosen FKG UGM, Dr. drg. Yulita Kristanti, M.Kes., Sp.KG.(K) mengingatkan, obat kumur sebaiknya digunakan seperlunya. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Dokter gigi sekaligus Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) UGM, Dr. drg. Yulita Kristanti, M.Kes., Sp.KG.(K) mengingatkan, obat kumur sebaiknya digunakan seperlunya dan jangan terlalu banyak atau rutin. Jika terlalu banyak, maka dapat mengganggu flora mulut.
“Betul menggunakan seperlunya saja karena akan mengganggu flora mulut,” tutur drg. Yulita dalam webinar ‘Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Rangka Dies ke-74 FKG UGM’ seperti dilansir dari laman resmi UGM, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Mahasiswa Universitas Pertamina Ciptakan Kemasan Ramah Lingkungan
Sejawat drg. Yulita, drg. Andina Widyastuti, Sp.KG(K), menjelaskan bahwa flora mulut merupakan kumpulan dari bakteri-bakteri baik yang ada pada mulut. Penggunaan obat kumur secara berlebihan ditakutkan dapat mengganggu bakteri-bakteri baik tersebut. Ketergangguan bakteri baik tersebut kemudian disinyalir dapat mengakibatkan munculnya jamur pada mulut.
“Bisa jadi bakteri baiknya kalah (oleh zat kimia yang dibawa obat kumur) dan kemudian timbul jamur dalam mulut kita. Tentu kita tidak mau seperti itu. Jadi saran dari kami, secukupnya (saja) dalam menggunakan satu produk (obat kumur) atau sesuai aturan yang telah tertera di label produk,” jelas drg. Andina dalam webinar yang sama.
“Betul menggunakan seperlunya saja karena akan mengganggu flora mulut,” tutur drg. Yulita dalam webinar ‘Pengabdian Kepada Masyarakat Dalam Rangka Dies ke-74 FKG UGM’ seperti dilansir dari laman resmi UGM, Senin (25/4/2022).
Baca juga: Mahasiswa Universitas Pertamina Ciptakan Kemasan Ramah Lingkungan
Sejawat drg. Yulita, drg. Andina Widyastuti, Sp.KG(K), menjelaskan bahwa flora mulut merupakan kumpulan dari bakteri-bakteri baik yang ada pada mulut. Penggunaan obat kumur secara berlebihan ditakutkan dapat mengganggu bakteri-bakteri baik tersebut. Ketergangguan bakteri baik tersebut kemudian disinyalir dapat mengakibatkan munculnya jamur pada mulut.
“Bisa jadi bakteri baiknya kalah (oleh zat kimia yang dibawa obat kumur) dan kemudian timbul jamur dalam mulut kita. Tentu kita tidak mau seperti itu. Jadi saran dari kami, secukupnya (saja) dalam menggunakan satu produk (obat kumur) atau sesuai aturan yang telah tertera di label produk,” jelas drg. Andina dalam webinar yang sama.
Lihat Juga :