Mahasiswa Universitas Pertamina Ciptakan Kemasan Ramah Lingkungan
Senin, 25 April 2022 - 00:57 WIB
loading...
Tim Mahasiswa Universitas Pertamina membuat inovasi baru dengan menciptakan produk kemasan ramah lingkungan. Foto/Dok/Uper
A
A
A
JAKARTA - Tim Mahasiswa Program Studi Teknik Logistik Universitas Pertamina (Uper) membuat inovasi baru dengan menciptakan produk kemasan ramah lingkungan. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Hermawan Davied Kusuma, Rohma Herlina, dan Arif Fajar Nursidik.
“Green lifestyle, sustainable lifestyle, dan zero waste di kalangan Milenial dan Gen Z saat ini trennya sedang naik. Mereka getol mendukung dan menggunakan merek yang memberikan perhatian pada lingkungan berkelanjutan. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, inovasi green packaging ini, cocok untuk menjadi salah satu sarana edukasi dan kampanye,” ungkap Davied, dalam keterangan pers, Minggu (24/4/2022).
Baca juga: Mahasiswa FKUI Raih Emas di Kompetisi Agreetion 2022
Kemasan ramah lingkungan yang digagas oleh Davied dan tim, terutama dibuat untuk mengemas daging. “Kami amati di pasaran, kemasan ramah lingkungan untuk produk daging segar masih sangat sedikit. Karena, daging yang merupakan produk fresh food kualitasnya dapat menurun akibat pertumbuhan mikroba. Sehingga, kemasannya tentu harus dapat mengurangi tingkat oksidasi dan mempertahankan lipid dari protein pada daging,” tutur Davied.
Kemasan ramah lingkungan tersebut, lanjut Davied, terbuat dari edible vakum film dengan kombinasi pencampuran karagenan dan daun jati. Kandungan ini berfungsi sebagai pengawet alami, sehingga diklaim dapat meningkatkan kualitas daging selama proses penyimpanan dan distribusi. Davied dan tim optimis, produknya dapat membantu mengurangi penggunaan plastik.
“Green lifestyle, sustainable lifestyle, dan zero waste di kalangan Milenial dan Gen Z saat ini trennya sedang naik. Mereka getol mendukung dan menggunakan merek yang memberikan perhatian pada lingkungan berkelanjutan. Selain menguntungkan dari segi ekonomi, inovasi green packaging ini, cocok untuk menjadi salah satu sarana edukasi dan kampanye,” ungkap Davied, dalam keterangan pers, Minggu (24/4/2022).
Baca juga: Mahasiswa FKUI Raih Emas di Kompetisi Agreetion 2022
Kemasan ramah lingkungan yang digagas oleh Davied dan tim, terutama dibuat untuk mengemas daging. “Kami amati di pasaran, kemasan ramah lingkungan untuk produk daging segar masih sangat sedikit. Karena, daging yang merupakan produk fresh food kualitasnya dapat menurun akibat pertumbuhan mikroba. Sehingga, kemasannya tentu harus dapat mengurangi tingkat oksidasi dan mempertahankan lipid dari protein pada daging,” tutur Davied.
Kemasan ramah lingkungan tersebut, lanjut Davied, terbuat dari edible vakum film dengan kombinasi pencampuran karagenan dan daun jati. Kandungan ini berfungsi sebagai pengawet alami, sehingga diklaim dapat meningkatkan kualitas daging selama proses penyimpanan dan distribusi. Davied dan tim optimis, produknya dapat membantu mengurangi penggunaan plastik.
Lihat Juga :